HOTNEWS.ID - Venezuela terus berjuang memulihkan diri pasca diguncang gempa ganda dahsyat. Hingga kini, jumlah korban jiwa yang tercatat terus meningkat secara signifikan.
Korban meninggal dunia akibat bencana gempa ganda di Venezuela telah mencapai angka 4.930 orang. Angka ini menunjukkan skala keparahan bencana yang melanda negara tersebut.
"Pemerintah mencatat jumlah korban meninggal mencapai 4.930 orang, sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka, dan 6.462 orang berhasil diselamatkan," demikian isi pernyataan resmi yang dipublikasikan Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez melalui Telegram.
Dalam periode 24 jam terakhir, tercatat ada penambahan 101 korban jiwa. Namun, jumlah warga yang berhasil diselamatkan dilaporkan tidak mengalami perubahan.
Lebih dari 20.800 warga Venezuela masih bertahan di tempat-tempat penampungan sementara. Kondisi ini menunjukkan dampak luas gempa terhadap kehidupan masyarakat.
Pemerintah juga melaporkan sebanyak 17.907 warga masih kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan parah. Sebanyak 21.210 orang saat ini ditampung di 107 lokasi penampungan sementara yang telah disiapkan.
Gempa bumi tersebut telah menyebabkan kerusakan pada 856 bangunan. Dari jumlah tersebut, 190 bangunan dilaporkan mengalami runtuh total, memperparah kondisi infrastruktur.
Untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan, sebanyak 2.278 personel penyelamat dari luar negeri telah dikerahkan. Mereka bekerja sama dengan 30.989 personel dari berbagai instansi pemerintah dan 31.745 relawan.
Peristiwa nahas ini terjadi pada 24 Juni lalu, ketika Venezuela diguncang oleh dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5. Kedua gempa tersebut terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik.