HOTNEWS.ID - Sebuah peristiwa geologis signifikan terjadi di wilayah Papua pada awal pekan ini, ditandai dengan guncangan gempa bumi yang terasa di Kabupaten Sarmi. Gempa tersebut tercatat memiliki kekuatan magnitudo 4,7 pada skala Richter.

Peristiwa ini dikategorikan sebagai gempa darat, yang berarti pusat episentrumnya berada di daratan, bukan di bawah laut. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat setempat terkait potensi dampak yang ditimbulkan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi lembaga resmi yang merilis data mengenai kejadian ini. Informasi awal menunjukkan bahwa getaran terjadi pada waktu yang sangat dini hari.

BMKG menginformasikan bahwa gempa bumi ini mengguncang wilayah Sarmi pada hari Senin, tanggal 6 Juli 2026. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.10 waktu Indonesia bagian Barat (WIB).

Lebih lanjut, data seismik menunjukkan bahwa gempa ini terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal. Kedalaman hiposenter gempa tercatat berada pada kisaran 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

Informasi spesifik mengenai lokasi pasti episentrum gempa disampaikan melalui akun resmi BMKG. Pusat gempa tercatat berada di titik yang cukup dekat dengan pusat administrasi daerah tersebut.

"21 km barat daya Sarmi-Papua," tulis @infoBMKG.

Dilansir dari informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, titik episentrum gempa M 4,7 ini berada sekitar 21 kilometer arah barat daya dari pusat Kabupaten Sarmi di Papua.

Dikutip dari akun resmi BMKG, otoritas tersebut memberikan konfirmasi mengenai kekuatan dan lokasi gempa yang mengguncang Sarmi pada Senin dini hari.