HOTNEWS.ID - Pemerintah Meksiko mengambil langkah antisipatif dengan memperketat sektor keamanan di berbagai titik vital menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pengetatan ini difokuskan di sekitar monumen ikonik 'Angel of Independent' jelang laga penentuan antara Meksiko melawan Inggris.
Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca pada hari Minggu (5/7) atau Senin (6/7) pagi waktu Indonesia bagian barat. Otoritas setempat sangat mewaspadai potensi bentrokan yang mungkin terjadi di antara kelompok suporter kedua negara.
Kewaspadaan ini meningkat signifikan setelah insiden tragis yang menimpa penggemar sepak bola menyusul kemenangan Meksiko atas Ekuador sebelumnya. Dalam insiden tersebut, dilaporkan empat orang suporter meninggal dunia.
Korban jiwa yang meninggal dunia tersebut terdiri dari dua wanita berusia 19 dan 44 tahun, serta dua pria berusia 25 dan 48 tahun. Pihak berwenang saat ini masih melakukan investigasi mendalam mengenai penyebab pasti kematian keempat suporter tersebut.
Kejaksaan Agung Kota Meksiko telah mengumumkan kebijakan baru mengenai kapasitas pengunjung di area publik yang menjadi lokasi nonton bareng. Mereka menegaskan bahwa monumen Angle of Independent akan tetap dibuka gratis, namun dengan batasan jumlah pengunjung.
"Monumen Angle of Independent terbuka secara gratis untuk umum, tetapi dengan kapasitas terbatas. Hanya 25.000 orang," demikian pernyataan resmi pihak Kejaksaan Agung Kota Meksiko.
Pembatasan kapasitas juga akan diberlakukan secara ketat di area Zocola dan Paseo de la Reforma, yang merupakan lokasi favorit masyarakat Meksiko untuk menyaksikan pertandingan tim nasional mereka selama gelaran Piala Dunia 2026.
Selain pengamanan di area publik, keamanan di sekitar lokasi penginapan tim nasional Inggris juga ditingkatkan secara signifikan. Personel gabungan dari Angkatan Darat, Garda Nasional, dan Polisi Meksiko dikerahkan untuk mengamankan area tersebut.
Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya gangguan yang sempat dialami oleh kontingen Ekuador. Dikutip dari ESPN, Meksiko tidak ingin tim Inggris mengalami teror berupa suara kembang api dan klakson yang mengganggu ketenangan hotel mereka pada malam pertandingan.