HOTNEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat optimistis pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026, berhasil menembus level resistance penting di angka 6.100. Penguatan ini berlanjut hingga penutupan sesi dagang, mencatatkan kenaikan sebesar 1,1%.
Pada akhir perdagangan, IHSG tercatat berada di posisi 6.108, sebuah pencapaian yang menggembirakan bagi para pelaku pasar modal. Angka ini mencerminkan sentimen positif yang dominan sepanjang hari di lantai bursa.
Data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai total perdagangan mencapai Rp13,41 triliun. Jumlah saham yang berhasil diperjualbelikan pun signifikan, mencapai 30,6 miliar unit saham.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menunjukkan tren penguatan. Mata uang Garuda berhasil menguat sebesar 0,45%, diperdagangkan pada level Rp17.985 per dolar AS.
Selama sesi perdagangan, IHSG secara konsisten bergerak di zona hijau. Rentang pergerakan indeks harian terlihat dari level terendah di 6.024 hingga mencapai puncaknya di 6.108.
Kenaikan solid ini banyak ditopang oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps. Saham-saham unggulan seperti Astra International (ASII) dan Bank BRI (BBRI) menjadi penopang utama yang mendorong hijaunya IHSG secara keseluruhan.
Menurut informasi yang dihimpun dari Bloomberg pada Kamis (16/7/2026), terdapat sepuluh saham yang memberikan kontribusi signifikan dalam menopang laju IHSG. Pergerakan saham-saham ini menjadi indikator penting bagi arah pasar.
Saham-saham yang masuk dalam kategori LQ45 juga turut berkontribusi dalam menjaga IHSG tetap berada di teritori positif hingga akhir sesi. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatat lonjakan impresif sebesar 10,2%.
Selain itu, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) juga menunjukkan performa gemilang dengan kenaikan mencapai 6,81%. Pergerakan positif ini turut memperkuat keyakinan investor terhadap potensi pertumbuhan sektor terkait.