HOTNEWS.ID - Proses penanganan darurat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, yang berlokasi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kini telah memasuki hari kesepuluh. Upaya pemadaman intensif masih menjadi prioritas utama petugas di lapangan.

Insiden kebakaran di area pembuangan sampah tersebut terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat. Pemadaman kebakaran di TPA ini menunjukkan ketahanan petugas dalam menghadapi situasi darurat yang berlangsung lama.

Petugas pemadam kebakaran dari berbagai unit terus diterjunkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan asap tidak lagi mengepul. Tindakan ini diambil mengingat dampak asap terhadap kualitas udara di sekitar kawasan tersebut.

Situasi terkini dikonfirmasi oleh petugas pusat operasi lapangan. "Masih dalam pemadaman. Petugas masih melakukan pemadaman dikarenakan masih ada asap," kata petugas call center Pusdalops Damkar Kabupaten Tangerang, saat dihubungi pada hari Kamis, 9 Juli 2026.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa meskipun sudah berlangsung lama, api belum sepenuhnya berhasil dijinakkan. Keberadaan asap menjadi indikator utama bahwa proses pendinginan dan pemadaman masih harus dilanjutkan.

Dikutip dari berbagai sumber visual, terlihat dengan jelas bahwa personel pemadam kebakaran telah berada di lokasi kejadian. Mereka terlihat sibuk melakukan manuver pemadaman di tengah area TPA yang terbakar.

Foto dan video yang beredar menunjukkan adanya asap tebal yang masih aktif mengepul dari berbagai titik di sekitar lokasi TPA. Ini menunjukkan tantangan besar dalam memadamkan material sampah yang terbakar secara menyeluruh.

Upaya pemadaman ini memerlukan waktu dan sumber daya yang signifikan karena sifat material yang terbakar di TPA. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk mencegah api menyebar atau muncul kembali.

Dilansir dari berbagai sumber, pemadaman yang berlangsung lama ini menyoroti pentingnya protokol tanggap darurat yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah perkotaan. Fokus saat ini adalah memulihkan kondisi lingkungan pasca-kebakaran.