HOTNEWS.ID - Maskapai Lion Air telah mengumumkan rencana strategis untuk memperluas jangkauan penerbangan internasional mereka dengan membuka rute baru dari Kalimantan Selatan. Rute yang diresmikan ini menghubungkan Bandara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarmasin langsung menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Keputusan ini secara resmi akan mulai diimplementasikan pada tanggal 29 Juni 2026 mendatang. Pembukaan rute ini menandai peningkatan signifikan dalam konektivitas udara bagi provinsi Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Untuk melayani rute baru ini, jadwal operasional telah ditetapkan sebanyak dua kali dalam sepekan. Penerbangan akan tersedia setiap hari Senin dan hari Kamis, melayani perjalanan dari Banjarmasin ke Kuala Lumpur, serta sebaliknya.

Ketersediaan armada untuk rute internasional perdana ini telah dipastikan oleh pihak maskapai. Armada yang akan digunakan untuk melayani penerbangan Banjarmasin-Kuala Lumpur adalah tipe Boeing 737-800NG dan Boeing 737-900ER.

"Hadirnya rute penerbangan baru diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, dalam keterangan resminya pada Sabtu (27/6/2026).

Dikutip dari Bisnis.com, rute baru ini bukan hanya tentang memindahkan penumpang antarnegara, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang substansial. Konektivitas udara langsung ini diyakini akan memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Kalsel dengan Malaysia.

Lebih lanjut, pembukaan rute ini diharapkan membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta seluruh dunia usaha lokal di Kalimantan Selatan. Hal ini membuka akses pasar baru di negara tetangga.

Selain kalangan pebisnis, rute ini juga memberikan keuntungan bagi berbagai segmen masyarakat lainnya. Warga yang berencana menunaikan ibadah umrah kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih fleksibel melalui hub Kuala Lumpur menuju Jeddah.

Fasilitas ini juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa, tenaga profesional, pekerja migran, serta warga yang memiliki kerabat atau keluarga yang tinggal di Malaysia. Koneksi langsung ini mempermudah mobilitas mereka.