HOTNEWS.ID - Pengadilan Spanyol baru-baru ini mengeluarkan keputusan yang menarik perhatian publik terkait kasus hukum yang menjerat Begona Gomez, istri dari Perdana Menteri Pedro Sanchez. Keputusan tersebut mengizinkan Gomez untuk melakukan perjalanan internasional ke London.
Keputusan ini diambil meskipun sebelumnya Gomez telah dikenakan pembatasan perjalanan sebagai bagian dari penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung. Izin khusus ini diberikan agar ia dapat menghadiri momen penting keluarga, yaitu upacara wisuda putrinya.
Perkembangan ini terjadi menyusul perintah pengadilan yang mengharuskan Gomez untuk menjalani proses persidangan. Perintah tersebut dikeluarkan setelah penyelidikan mendalam selama dua tahun terkait dugaan pelanggaran hukum yang serius.
Dilansir dari AFP pada Selasa (7/7/2026), seorang hakim telah memerintahkan Gomez untuk diadili atas serangkaian tuduhan berat. Tuduhan tersebut mencakup suap, penggelapan, korupsi dalam urusan bisnis, dan penyalahgunaan dana publik.
Kasus hukum yang dihadapi Gomez ini menjadi salah satu dari beberapa skandal yang membayangi pemerintahan koalisi sayap kiri yang dipimpin oleh suaminya, Perdana Menteri Pedro Sanchez. Situasi ini menambah tekanan politik bagi kabinet yang sedang menjabat.
Hakim Juan Carlos Peinado sebelumnya telah mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penyitaan paspor Gomez pada bulan lalu. Keputusan ini didasarkan pada kekhawatiran bahwa Gomez dapat melarikan diri dari yurisdiksi Spanyol.
"Juan Carlos Peinado menganggap Gomez berisiko melarikan diri dan memerintahkan penyitaan paspornya bulan lalu sementara pengadilan yang lebih tinggi menilai perintahnya untuk diadili, yang belum ditetapkan tanggalnya," Dikutip dari AFP.
Meskipun paspornya disita, izin perjalanan sementara ini diberikan oleh hakim yang mengawasi kasus tersebut, memungkinkan Gomez untuk sementara waktu memenuhi kewajiban pribadi dan keluarga di luar negeri.
Keputusan pengadilan untuk mengizinkan perjalanan ini merupakan pengecualian sementara dari perintah pembatasan yang telah diberlakukan sebelumnya terhadap ibu negara tersebut. Proses hukum lebih lanjut mengenai perintah persidangan masih menunggu penetapan tanggal pasti dari pengadilan tingkat banding.