HOTNEWS.ID - Sebuah insiden kriminal menggemparkan dunia seni dan barang mewah di Prancis setelah Museum Lalique menjadi target pembobolan. Museum yang dikenal memamerkan karya kaca mewah ini kehilangan koleksi berharga berupa perhiasan dalam aksinya.

Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni senilai 4 juta euro atau setara dengan Rp82,28 miliar. Jumlah tersebut mencerminkan nilai tinggi dari barang-barang seni dan perhiasan yang berhasil dicuri oleh para pelaku.

Peristiwa nahas ini terjadi di Wingen-sur-Moder, sebuah lokasi di wilayah timur laut Prancis. Tindakan kriminal tersebut dilaporkan berlangsung pada hari Senin, 6 Juli 2026, dini hari.

Aksi pencurian ini diketahui terjadi sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat, ketika aktivitas publik masih sangat minim. Waktu dini hari tersebut diduga dipilih pelaku untuk meminimalisir kemungkinan terdeteksi oleh petugas keamanan atau masyarakat.

Sumber yang memiliki kedekatan dengan proses investigasi mengungkapkan detail mengenai fokus para perampok saat beraksi. Mereka dilaporkan bergerak cepat dan terarah menuju area penyimpanan barang berharga.

"Mereka langsung menuju ruang perhiasan," kata sumber yang dekat dengan investigasi kepada AFP. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa target utama perampokan sudah direncanakan dengan matang sebelumnya.

Dikutip dari AFP, detail mengenai kronologi awal mengungkap bahwa para perampok berhasil menyusup masuk ke dalam area museum tanpa terdeteksi. Fokus mereka yang sangat spesifik menunjukkan kemungkinan adanya informasi internal mengenai tata letak dan koleksi museum.

Saat ini, pihak berwenang setempat telah memulai penyelidikan intensif untuk melacak jejak para pelaku dan memulihkan kembali koleksi berharga yang telah hilang tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat nilai historis dan ekonomi dari barang yang dicuri.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.