HOTNEWS.ID - Menurunnya minat calon mahasiswa untuk mendaftar ke jenjang pendidikan tinggi memunculkan kekhawatiran serius di kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (MPR). Fenomena ini menjadi sorotan utama badan legislatif tersebut.

Kondisi yang mengkhawatirkan ini mendorong adanya desakan kuat agar sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) mengalami perombakan total. Perbaikan mendasar dianggap sangat mendesak untuk dilakukan.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh salah satu anggota Komisi X DPR RI, Ali Taher Parasong. Beliau secara spesifik menyoroti urgensi perbaikan fundamental pada mekanisme penerimaan mahasiswa.

Ali Taher Parasong menekankan bahwa permasalahan terkait penurunan minat ini tidak bisa lagi ditunda. Ia berpendapat bahwa diperlukan solusi strategis dan terencana untuk mengatasinya.

"Urgensi perbaikan fundamental pada mekanisme penerimaan mahasiswa perlu segera dilakukan," ujar Ali Taher Parasong.

Beliau menambahkan bahwa permasalahan ini memerlukan perhatian khusus dan tidak dapat dibiarkan berlarut-larut. Solusi yang komprehensif sangat dibutuhkan.

"Permasalahan ini tidak bisa lagi ditunda dan memerlukan solusi strategis," kata Ali Taher Parasong.

Dikutip dari INFOTREN.ID, kondisi ini memang menunjukkan adanya krisis peminat di jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berimplikasi pada sistem penerimaan mahasiswa di tingkat selanjutnya.

Perombakan menyeluruh pada sistem SPMB diharapkan dapat menstimulasi kembali minat calon mahasiswa dan memastikan keberlanjutan kualitas pendidikan di Indonesia. Evaluasi mendalam terhadap metode seleksi yang ada sangatlah esensial.