HOTNEWS.ID - Bek timnas Spanyol, Aymeric Laporte, telah menyatakan keyakinannya terhadap keputusan memilih membela La Furia Roja, jelang pertandingan krusial melawan Prancis. Keputusan ini diambilnya setelah melalui pertimbangan matang dalam kariernya di dunia sepak bola internasional.
Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 akan mempertemukan timnas Spanyol dengan timnas Prancis. Laga penting ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Dallas pada Rabu, 15 Juli dini hari WIB.
Tim Matador berhasil melaju ke babak semifinal setelah meraih kemenangan dramatis atas Belgia dengan skor 2-1. Sementara itu, Les Bleus memastikan langkah mereka ke semifinal usai mengalahkan Maroko dengan skor 2-0 di perempat final.
Aymeric Laporte menjadi salah satu pemain yang memiliki motivasi tinggi dalam menghadapi Prancis. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang Laporte yang pernah mengenakan seragam timnas Prancis di usia muda.
Lahir di Agen, Prancis, Laporte menghabiskan masa kecil dan menimba ilmu sepak bola di Spanyol. Ia bahkan sempat menjadi kapten timnas Prancis untuk kelompok usia muda sebelum akhirnya memilih negara yang membesarkannya.
Mantan pemain Al Nassr ini sempat mempertimbangkan untuk membela timnas Spanyol jika tidak kunjung mendapatkan panggilan dari timnas Prancis untuk Piala Eropa 2016. Setelah penantian panjang, Laporte akhirnya resmi berseragam timnas Spanyol pada Juni 2021.
Sejauh ini, Aymeric Laporte telah dua kali berhadapan dengan timnas Prancis dalam berbagai kompetisi. Dari dua pertemuan tersebut, Spanyol berhasil meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan.
"Itu adalah masa sulit bagi saya. Saya membuat keputusan, dan saya sangat senang dengan keputusan itu," ujar Aymeric Laporte, yang dilansir dari Marca.
Dalam pernyataannya, Laporte mengungkapkan pengalamannya saat membela timnas Prancis usia muda. Ia menjelaskan bahwa saat itu terdapat sekitar 22 hingga 23 pemain yang memiliki ambisi besar untuk bermain bagi Prancis.