HOTNEWS.ID - Meta, perusahaan teknologi raksasa di balik platform media sosial populer, Instagram, dilaporkan telah mengambil langkah sigap dengan menarik kembali salah satu fitur kecerdasan buatan (AI) yang baru saja diperkenalkan. Fitur ini sebelumnya sempat hadir di platform berbagi foto dan video tersebut.

Langkah penarikan fitur AI ini diambil oleh Meta dalam kurun waktu yang sangat singkat, yaitu hanya tiga hari setelah Muse Image pertama kali diperkenalkan kepada publik. Keputusan ini merupakan respons langsung dari perusahaan terhadap gelombang reaksi negatif yang diterima dari para pengguna.

Fitur yang ditarik adalah Muse Image, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghasilkan gambar. Penggunaannya yang relatif baru di Instagram ini ternyata memicu berbagai tanggapan dari komunitas.

Fitur AI yang baru diluncurkan ini, Muse Image, bertujuan untuk memungkinkan pengguna menghasilkan gambar secara otomatis melalui perintah teks. Namun, implementasinya menuai kritik.

Kritik tersebut muncul dari berbagai kalangan pengguna Instagram yang merasa fitur tersebut belum matang atau bahkan mengganggu pengalaman mereka di platform. Respons negatif ini mendorong Meta untuk segera mengevaluasi kembali keberadaan Muse Image.

Keputusan Meta untuk menarik kembali Muse Image menunjukkan kecepatan respons perusahaan terhadap masukan pengguna. Hal ini mengindikasikan adanya kekhawatiran Meta terhadap citra dan kepuasan pengguna platformnya.

"Langkah penarikan fitur AI ini diambil oleh Meta dalam kurun waktu yang sangat singkat, yaitu hanya tiga hari setelah Muse Image pertama kali diperkenalkan kepada publik," demikian bunyi pemberitaan yang beredar mengenai penarikan fitur tersebut.

"Keputusan ini merupakan respons langsung dari perusahaan terhadap gelombang reaksi negatif yang diterima dari para pengguna," lanjut informasi tersebut, menjelaskan alasan di balik keputusan Meta.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, fitur yang dimaksud adalah Muse Image, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghasilkan gambar. Penggunaannya yang relatif baru di Instagram ini ternyata memicu berbagai tanggapan dari komunitas.