HOTNEWS.ID - Tim nasional Spanyol berhasil mengamankan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Austria dalam pertandingan babak 32 besar. Pertandingan krusial ini digelar di Stadion Los Angeles pada hari Kamis, 2 Juli (waktu setempat) atau Jumat dini hari WIB.
Kemenangan telak dengan skor akhir 3-0 menjadi hasil akhir dari duel tersebut, di mana Mikel Oyarzabal tampil sebagai bintang lapangan dengan kontribusi dua golnya. Skor tersebut memastikan Spanyol melaju ke babak selanjutnya, sementara kiprah Austria harus terhenti di babak ini.
Pada paruh pertama pertandingan, Spanyol sudah berhasil membangun keunggulan tipis 1-0, sebelum kemudian menggandakan dan menutup kemenangan menjadi 3-0 di babak kedua. Dengan hasil ini, skuad asuhan Luis de la Fuente resmi memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung berusaha menekan pertahanan Austria, ditandai dengan upaya penetrasi Lamine Yamal ke dalam kotak penalti. Namun, 10 menit pertama justru menunjukkan dominasi penguasaan bola dari pihak Austria.
Pelatih Austria, Ralf Ragnick, diketahui menginstruksikan anak asuhnya untuk mengambil alih kendali permainan di fase awal laga. Konsekuensinya, sepanjang 20 menit pertama, kedua tim kesulitan menciptakan peluang emas yang benar-benar berbahaya.
Setelah jeda rehidrasi, skema permainan Spanyol mulai terlihat lebih efektif, terutama berkat penguasaan lini tengah oleh trio Rodri, Pedri, dan Dani Olmo. Dominasi ini memaksa timnas Austria untuk lebih banyak menempati posisi bertahan.
Pada menit ke-29, Marc Cucurella sempat merobek gawang Austria melalui situasi sepak pojok, namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap terjadi kemelut yang tidak sah. Gol yang sangat dinantikan publik Spanyol akhirnya tiba pada menit ke-36.
Gol pembuka tersebut dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui sontekan pelan, menyambut umpan mendatar dari sisi kiri yang dilepaskan oleh Cucurella. Setelah kebobolan, Austria mencoba bermain lebih terbuka, namun serangan mereka tidak cukup efektif dan jarang mengancam gawang Spanyol.
Memasuki babak kedua, Spanyol melanjutkan dominasinya seraya Austria masih mengandalkan strategi pertahanan berlapis atau low block untuk meredam gempuran lawan. Kerja keras pemain Austria terlihat jelas selama 15 menit awal babak kedua.