HOTNEWS.ID - Pengacara Don Ritto, Handika Honggowongso, memberikan klarifikasi mengenai status kepemilikan dan penggunaan rumah milik eks Jampidsus, Febrie Adriansyah, yang berlokasi di Sentul, Bogor. Penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Polri di kediaman tersebut menjadi sorotan publik.

Handika menjelaskan bahwa rumah di Sentul tersebut memang benar milik Febrie Adriansyah. Namun, kliennya, Don Ritto, telah mengajukan permohonan kepada Febrie untuk menggunakan rumah tersebut sebagai fasilitas pendukung operasional sebuah yayasan.

"Rumah di Sentul itu, tahun 2023, dimohon oleh klien kami kepada si pemilik untuk digunakan sebagai backup operasional kantor yayasan," ujar Handika. Ia menegaskan bahwa niat awal adalah untuk mendukung kegiatan yayasan.

Lebih lanjut, Handika memaparkan bahwa yayasan yang dimaksud bergerak di bidang keagamaan. Yayasan tersebut memiliki ratusan santri yang tersebar, terutama di wilayah Papua dan Maluku.

Oleh karena itu, rumah Febrie di Sentul ini dialihfungsikan untuk menjadi kantor cadangan bagi yayasan tersebut. Penggunaan ini diharapkan dapat menunjang kelancaran kegiatan keagamaan yang dijalankan.

Pada tahun 2024, Don Ritto kembali mengajukan permohonan izin kepada Febrie. Kali ini, permohonan tersebut berkaitan dengan pembangunan sebuah brankas di dalam rumah tersebut.

Tujuan pembangunan brankas ini adalah untuk menyimpan barang-barang berharga yang dibutuhkan untuk operasional yayasan. "Tahun 2024, Pak Idon meminta izin membangun brankas. Fungsinya buat apa? Untuk menaruh barang-barang berharga karena di situ nanti banyak aktivitas operasional yayasan," imbuhnya.

Meskipun demikian, Handika belum memberikan keterangan rinci mengenai temuan penggeledahan yang dilaporkan meliputi 74 kilogram emas, uang dalam mata uang asing, serta rupiah senilai Rp476 miliar. Ia berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik di waktu yang tepat.

"Pada saatnya akan kami buka ke publik seluas-luasnya. Yang pasti, itu tidak berkaitan dengan Pak Febrie," tandas Handika, menegaskan bahwa temuan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Febrie Adriansyah.