HOTNEWS.ID - Persija Jakarta mengumumkan langkah strategisnya dalam memperkuat tim menjelang musim kompetisi 2026/2027 dengan merekrut gelandang bertahan asal Jepang, Kyohei Yoshino. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Macan Kemayoran.
Pemain berusia 31 tahun tersebut didatangkan secara langsung dari Cerezo Osaka, sebuah klub yang berkompetisi di J1 League, kasta tertinggi sepak bola Jepang. Proses transfer ini menunjukkan keseriusan Persija dalam berburu talenta berkualitas.
Kyohei Yoshino tiba di Jakarta dengan membawa segudang pengalaman dari berbagai klub ternama di Jepang dan Korea Selatan. Rekam jejaknya yang mentereng menjadi modal penting bagi tim ibu kota.
Sepanjang kariernya, Yoshino pernah membela klub-klub Jepang seperti Tokyo Verdy, Sanfrecce Hiroshima, Vegalta Sendai, Yokohama FC, dan Cerezo Osaka. Ia juga sempat merasakan kompetisi di Korea Selatan bersama Daegu FC.
Pemain ini dikenal sebagai sosok gelandang pekerja keras yang memiliki kedisiplinan tinggi dan daya jelajah yang luas di lapangan tengah. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan stabilitas bagi lini pertahanan Persija.
"Saya sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan Persija. Saya tahu ini adalah klub besar dengan basis suporter yang luar biasa," ujar Yoshino mengenai kepindahannya. Ia menambahkan kesiapannya untuk bekerja keras demi mencapai target tim musim ini.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyambut antusias kedatangan pemain asing barunya. Menurutnya, profil permainan dan mentalitas Yoshino sangat sesuai dengan kebutuhan taktis tim saat ini.
"Kyohei adalah gelandang berpengalaman dengan karakter petarung, disiplin, dan memiliki mentalitas yang kami butuhkan," tutur Prapanca. Pengalaman Yoshino di level tertinggi sepak bola Jepang dan Korea Selatan diharapkan membawa dampak positif.
Prapanca juga menekankan bahwa kehadiran Yoshino diharapkan tidak hanya meningkatkan skema permainan, tetapi juga memberikan pengaruh kepemimpinan di ruang ganti tim. Hal ini sejalan dengan komitmen manajemen dalam membangun tim yang kompetitif.