HOTNEWS.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal kedua tahun 2026. Ia memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi nasional akan berada di kisaran 5,4%.

Angka tersebut menunjukkan adanya sedikit perlambatan dibandingkan dengan realisasi pada kuartal pertama tahun 2026. Pada periode sebelumnya, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,61%.

Meskipun demikian, pemerintah menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap prospek ekonomi pada paruh kedua tahun 2026. Diharapkan kinerja ekonomi akan mengalami peningkatan.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi pada semester II tersebut diperkirakan akan didukung oleh dua faktor utama. Kedua faktor tersebut adalah terjaganya likuiditas sistem keuangan dan penerapan kebijakan fiskal yang hati-hati serta prudent.

"Kemarin [kuartal I-2026] 5,6%, mungkin kuartal II 5,4% sampai 5 point sekian," kata Purbaya kepada awak media di kantornya, Kamis (23/7/2026).

Pernyataan ini menegaskan bahwa perlambatan yang diprediksi bersifat minor dan masih berada dalam kisaran pertumbuhan yang sehat. Pemerintah terus memantau dinamika ekonomi secara cermat.

Menteri Purbaya Yudhi Sadewa belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk kuartal ketiga dan keempat tahun 2026. Namun, ia secara tegas menyatakan optimisme.

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa kinerja ekonomi pada semester II akan menunjukkan tren yang lebih positif dibandingkan dengan semester pertama tahun tersebut. Hal ini menjadi sinyal bahwa potensi pemulihan ekonomi cukup kuat.

"Pemerintah akan memastikan likuiditas di dalam sistem perekonomian tetap memadai," ujar Purbaya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya ketersediaan dana dalam mendorong aktivitas ekonomi.