HOTNEWS.ID - PT Bukit Asam (Persero) Tbk., atau yang dikenal dengan kode saham PTBA, telah memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya. Jumlah total dividen yang akan dibagikan mencapai angka signifikan, yaitu sebesar Rp1,3 triliun.

Pembagian dividen ini merupakan hasil dari kinerja perseroan sepanjang tahun 2025 yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pekan ini. Setiap lembar saham akan mendapatkan hak dividen sebesar Rp114.

Jumlah keseluruhan dividen tersebut merepresentasikan 45% dari total laba bersih yang berhasil dibukukan PTBA selama periode 2025. Keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan mendalam dalam forum RUPST.

Dilansir dari Bisnis.com, jadwal pelaksanaan pembayaran dividen telah ditetapkan secara rinci untuk memastikan kelancaran prosesnya. Pembayaran dividen kepada rekening pemegang saham direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2026.

Adapun, terdapat beberapa tahapan penting yang harus diperhatikan terkait jadwal cum dan ex dividen di berbagai pasar. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh tempo pada 22 Juni 2026.

Sementara itu, untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi, tanggal ex dividen ditetapkan sehari setelahnya, yakni pada 23 Juni 2026. Ketentuan ini penting bagi investor yang ingin mendapatkan hak dividen.

Lebih lanjut, jadwal untuk pasar tunai juga telah ditentukan, di mana cum dividen akan berlangsung pada 24 Juni 2026, diikuti oleh ex dividen pada 25 Juni 2026. Tanggal recording date, atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak, ditetapkan pada 24 Juni 2026.

"Pembayaran dividen ke pemegang saham direncanakan akan dilakukan pada 10 Juli 2026," demikian informasi yang disampaikan mengenai jadwal pembayaran akhir, mengutip dari sumber berita tersebut.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, payout ratio dividen PTBA tahun ini menunjukkan sedikit penurunan. "Berdasarkan catatan Bisnis, payout ratio dividen PTBA kali ini lebih kecil dibandingkan dengan dividend pay out ratio tahun buku 2024 sebesar 75%," ungkap sumber tersebut.