HOTNEWS.ID - Musim kemarau yang berkepanjangan telah menimbulkan dampak serius di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi ini menyebabkan ribuan warga menghadapi krisis air bersih yang memprihatinkan.

Kekeringan parah ini dilaporkan terjadi selama kurang lebih dua bulan terakhir, memicu kelangkaan sumber air yang vital bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Krisis air bersih ini secara spesifik dialami oleh warga di Kampung Leungsir dan Leuwijati, yang berada di Desa Sukanegara. Total sebanyak seribu jiwa dari 249 Kepala Keluarga terdampak langsung oleh kondisi kekeringan ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, pada Minggu (26/7/2026). Ia memaparkan data terkini mengenai jumlah warga yang terdampak.

"Korban terdampak kekeringan di Kampung Leungsir dan Leuwijati, Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, total sebanyak 1.000 jiwa dari 249 Kepala Keluarga," ujar M. Adam Hamdani.

Lebih lanjut, M. Adam Hamdani menjelaskan bahwa penyebab utama dari kekeringan ini adalah berkurangnya curah hujan secara drastis. Fenomena ini merupakan imbas langsung dari musim kemarau yang sedang berlangsung.

"Kekeringan dipicu oleh berkurangnya curah hujan secara drastis imbas musim kemarau," jelas M. Adam Hamdani.

Berkurangnya pasokan air hujan ini berujung pada penurunan signifikan cadangan air bersih yang tersedia bagi masyarakat. Selain itu, sumber mata air yang biasa dimanfaatkan warga juga mengalami penyusutan drastis.

"Kondisi ini berdampak pada menurunnya cadangan air bersih dan menyusutnya sumber mata air warga," tambah M. Adam Hamdani.