HOTNEWS.ID - Argentina melayangkan tudingan serius terhadap Inggris, mengklaim bahwa salah satu kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris dilaporkan telah memasuki perairan teritorial Argentina secara ilegal. Insiden ini disebut terjadi hanya beberapa jam setelah kemenangan dramatis tim nasional Argentina dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.

Menteri Luar Negeri Argentina, Pablo Quirno, secara tegas menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk "penyerbuan militer" ke dalam wilayah kedaulatan Argentina. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas dugaan pelanggaran batas maritim yang dilakukan oleh pihak Inggris.

"Kami menuduh Angkatan Laut Kerajaan Inggris melakukan penyerbuan militer ke perairan Argentina," ujar Menteri Luar Negeri Argentina Pablo Quirno.

Dikutip dari The Independent, Jumat (17/7/2026), Menteri Quirno merinci bahwa kapal yang dimaksud adalah HMS Medway. Ia mengklaim bahwa kapal perang tersebut telah berlayar memasuki perairan Argentina pada awal bulan Juli tanpa adanya pemberitahuan resmi terlebih dahulu kepada pemerintah Argentina.

"HMS Medway telah memasuki perairan Argentina pada awal Juli tanpa resmi memberitahu pemerintah," tegas Pablo Quirno.

Menanggapi tudingan tersebut, Argentina telah secara resmi mengajukan nota protes. Protes ini disampaikan langsung kepada kedutaan besar Inggris di Buenos Aires sebagai bentuk penolakan dan keberatan kuat terhadap tindakan yang dianggap provokatif tersebut.

"Nota protes resmi telah diajukan ke kedutaan Inggris untuk menyatakan keberatan kuat terhadap tindakan tersebut," jelas Pablo Quirno.

Namun, pihak Inggris memberikan bantahan atas klaim Argentina tersebut. Kantor Perdana Menteri Inggris menyatakan bahwa mereka telah memberikan pemberitahuan mengenai rencana perjalanan kapal tersebut kepada pihak Argentina.

"Kami memang telah memberitahu Argentina tentang rencana perjalanan tersebut," ujar perwakilan Kantor Perdana Menteri Inggris.