HOTNEWS.ID - Atlet lompat jauh dan jangkit Indonesia, Maria Natalia Londa, telah menetapkan target ambisius untuk meraih medali emas pada ajang Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung mulai 19 September hingga 3 Oktober 2026.
Maria Londa, yang sebelumnya sukses menggondol medali emas di SEA Games 2025 di Thailand, kini memandang Asian Games 2026 sebagai panggung penutup karir multi-event internasionalnya. Usianya yang telah mencapai 36 tahun menjadi pertimbangan utama untuk rehat setelah ajang tersebut.
Persiapan Maria Londa untuk menghadapi kompetisi bergengsi ini dikabarkan sudah mencapai 80 persen. Ia menyatakan bahwa dirinya telah memasuki fase persiapan khusus untuk mencapai performa puncak.
"Untuk sekarang persiapan sudah 80 persen dan sudah masuk dalam persiapan fase khusus," kata Maria Londa, saat ditemui di Pantai Sanur, Bali, pada Kamis (16/7).
Pengalaman meraih medali emas di Asian Games 2014 pada nomor lompat jauh menjadi bekal berharga baginya. Pengalaman tersebut diyakini akan membantunya menyempurnakan teknik dan memperkuat mentalitas untuk menghadapi pertandingan di Jepang.
"Saya tinggal perlu memperbaiki teknik lagi dan terus melatih mentalitas dalam pertandingan. Apalagi saya belum mendapatkan jadwal yang pasti untuk bertanding," imbuhnya.
Maria Londa juga mengonfirmasi bahwa Asian Games 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di kancah internasional. Ia juga menyebutkan bahwa regulasi di Indonesia membatasi atlet atletik untuk bertanding hingga usia maksimal 35 tahun.
"Ini menjadi pertandingan terakhir saya di kejuaraan internasional. Di Indonesia juga saya sudah tidak boleh bertanding lagi karena batas maksimal di cabang olahraga atletik itu 35 tahun," jelasnya.
Ia mengungkapkan kekecewaannya atas hasil di Asian Games 2023 di Hangzhou, di mana lompatan ketiganya dianulir oleh juri. Meskipun ia merasa posisinya masih berada di papan tumpu, ia harus puas finis di peringkat kesepuluh dengan lompatan 5,98 meter yang dianggap sah. Pada ajang tersebut, ia tidak turun di nomor lompat jangkit.