HOTNEWS.ID - Benua Afrika berhasil menorehkan pencapaian bersejarah dalam ajang Piala Dunia 2026. Sebanyak sembilan negara perwakilan Afrika dipastikan lolos melaju ke babak 32 besar kompetisi sepak bola tertinggi dunia tersebut.
Torehan historis ini terwujud setelah Aljazair berhasil mengamankan slot terakhir dari Grup J pada Minggu (28/6) waktu Indonesia. Mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dalam format turnamen yang diperluas.
Kelolosan Aljazair dipastikan menyusul hasil imbang dramatis 3-3 melawan Austria dalam laga penentuan grup. Tambahan satu poin krusial tersebut sudah cukup bagi tim yang diperkuat oleh Riyad Mahrez untuk melanjutkan kiprah mereka di fase gugur.
Beberapa jam sebelum kepastian Aljazair, Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) juga telah mengunci tiket ke babak 32 besar dari Grup K. RD Kongo juga berhasil lolos dengan status sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Kejutan besar datang dari tim debutan Afrika, Cape Verde, yang tampil memukau di Grup H. Mereka berhasil menempati posisi kedua klasemen akhir, mendampingi Spanyol yang lolos sebagai juara grup.
Cape Verde bersaing ketat di grup neraka yang juga dihuni oleh tim kuat seperti Spanyol dan Uruguay. Hasil ini memaksa Uruguay harus tersingkir bersama kontestan Grup H lainnya, yaitu Arab Saudi.
Tim kuat Afrika lainnya, Maroko, yang digadang-gadang mampu melaju jauh, juga menyelesaikan fase grup tanpa hambatan berarti. Mereka lolos sebagai runner-up Grup C, mendampingi Brasil yang keluar sebagai juara grup, dengan koleksi tujuh poin.
Kesuksesan ini melengkapi daftar wakil Afrika yang lolos, yang juga mencakup Pantai Gading, Mesir, Senegal, dan Ghana. Pencapaian sembilan tim ini melampaui rekor terbaik sebelumnya di mana Afrika hanya mampu mengirimkan dua wakil ke fase gugur pada Piala Dunia 2014 dan 2022.
Satu-satunya wakil Afrika yang gagal melanjutkan perjalanan di turnamen kali ini adalah Tunisia. Mereka harus terpuruk di dasar klasemen Grup H tanpa berhasil mengumpulkan satu poin pun.