• HOTNEWS.ID - Timnas Inggris berhasil mengamankan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Norwegia dengan skor 2-1. Momen kemenangan tersebut dirayakan dengan antusias oleh para pemain dan pendukung, yang bersama-sama menyanyikan lagu "Wonderwall" milik Oasis di Stadion Miami, Amerika Serikat.

Peristiwa ini mengubah suasana stadion seolah menjadi panggung konser dadakan bagi grup musik legendaris tersebut. Nyanyian massal ini kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik pemilihan "Wonderwall" sebagai lagu kemenangan timnas Inggris dalam berbagai kesempatan.

Ternyata, pemilihan lagu ini memiliki akar dalam protokol turnamen itu sendiri. Menjelang Piala Dunia, setiap negara peserta diminta untuk menyerahkan daftar putar lagu yang akan diputar selama turnamen, baik sebelum maupun sesudah pertandingan.

Dalam konteks inilah, Timnas Inggris mengajukan "Wonderwall", bersama dengan lagu-lagu populer lainnya seperti "Sweet Caroline" karya Neil Diamond dan "Hey Jude" dari The Beatles. Meskipun "Sweet Caroline" kerap menjadi anthem perayaan, momen di Dallas melawan Kroasia tampaknya menandai era baru dalam tradisi ini.

Popularitas "Wonderwall" mengalami lonjakan signifikan pasca pertandingan melawan Kroasia. Data dari Spotify menunjukkan peningkatan pendengar lagu tersebut sebesar 50% di Inggris setelah pertandingan krusial tersebut, menunjukkan resonansi emosional yang kuat.

Para pemain Inggris sendiri mengakui pentingnya momen kebersamaan ini. Kehadiran Jude Bellingham yang turut bernyanyi dalam suasana penuh semangat itu meninggalkan kesan mendalam bagi tim.

"Itu adalah salah satu momen favorit saya sepanjang masa mengenakan seragam Inggris dan terutama di turnamen besar," ujar Harry Kane dalam podcast Lions' Den. Ia menambahkan, "Kami memiliki ikatan itu sekarang, tetapi momen itu, menyanyikan Wonderwall di stadion. Semua orang tahu liriknya dan itu adalah momen yang sangat istimewa."

Jordan Pickford juga mengungkapkan pandangannya mengenai dampak positif lagu tersebut. "Kami semua berkembang karenanya. Dan ketika mereka tampil dengan kekuatan penuh seperti sekarang, saya pikir ini hanya akan menjadi lebih baik," katanya di podcast yang sama.

Pickford melanjutkan, "Kami semua adalah orang-orang yang bersemangat, dan kami tahu para penggemar Inggris juga bersemangat. Itu memotivasi kami."