HOTNEWS.ID - Kisah dramatis mewarnai babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat tim nasional Swiss berhasil mengamankan tiket menuju perempat final. Kemenangan ini diraih setelah melalui duel alot melawan Kolombia yang harus diselesaikan melalui babak adu penalti yang menegangkan.

Pertandingan krusial tersebut berlangsung pada hari Rabu (8/7) dini hari WIB, di mana kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu. Hasil akhir 0-0 memaksa laga berlanjut ke drama tos-tosan, di mana Swiss akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.

Usai pertandingan, Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengakui bahwa hasil tersebut memang merupakan bagian dari rencana yang telah disusun timnya. Ia merasa bersyukur bahwa strategi yang diterapkan dapat berjalan sesuai harapan meski diwarnai keberuntungan.

"Saya rasa Anda tidak ingin mendengar rencana pertandingan saya hari ini, tetapi semuanya berjalan persis seperti yang kami inginkan. Dan pada akhirnya, itulah yang penting," ujar Yakin Dikutip dari laman FIFA.

Yakin menekankan pentingnya persiapan mental dan taktik yang matang sebelum menghadapi laga krusial tersebut. Menurutnya, pengalaman dan mentalitas yang tepat sangat dibutuhkan oleh skuadnya sejak awal pertandingan.

"Kami membutuhkan pengalaman. Kami membutuhkan mentalitas yang tepat," tambah Yakin.

Perubahan taktis di babak kedua juga disebut menjadi kunci keberhasilan Swiss dalam mengendalikan ritme permainan. Pergantian pemain yang dilakukan berhasil memberikan kendali lebih besar, khususnya dalam aspek penguasaan bola.

"Kemudian, di babak kedua, kami melakukan pergantian pemain yang memberi kami kendali lebih besar, terutama dalam penguasaan bola," jelas Yakin.

Lebih lanjut, Yakin mengungkapkan bahwa ia telah menyiapkan pemain-pemain spesifik yang ditargetkan untuk mengambil peran dalam sesi adu penalti. Keberhasilan rencana tersebut membuatnya merasa sangat puas, meskipun mengakui adanya faktor keberuntungan.