• HOTNEWS.ID - Sebuah keluarga di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, terpaksa mengambil keputusan drastis untuk menjual rumah mereka akibat rentetan aksi teror yang dilakukan oleh tetangga. Kejadian ini mencuat setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi teror tersebut beredar luas di media sosial.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik ketika rekaman dari kamera pengawas keamanan rumah korban dipublikasikan. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria dengan mengendarai sepeda motor melakukan manuver di depan pagar kediaman korban.

Pria tersebut kemudian terlihat berhenti dan mengambil sebuah helm yang dibawanya. Tanpa ragu, helm tersebut dilemparkan ke arah rumah yang menjadi sasaran teror. Aksi ini terekam jelas oleh CCTV dan menjadi bukti atas perlakuan tidak menyenangkan yang dialami keluarga Azis Suraji.

Aksi teror yang dialami oleh keluarga Azis Suraji ini telah berlangsung berulang kali, menciptakan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran yang mendalam. Ketidaknyamanan ini akhirnya mendorong mereka untuk mencari lingkungan yang lebih aman dan damai.

"Kondisi ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi, kami merasa tidak aman di rumah sendiri," ujar salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya. Keputusan untuk menjual rumah diambil setelah mempertimbangkan berbagai upaya penyelesaian yang belum membuahkan hasil.

Pihak keluarga berharap dengan menjual rumah, mereka dapat memulai kehidupan baru di tempat yang bebas dari gangguan dan ancaman. Keputusan ini diambil demi menjaga ketenangan dan kesejahteraan keluarga dari dampak negatif aksi teror tersebut.

Kejadian ini menyoroti pentingnya hubungan bertetangga yang harmonis dan saling menghormati. Aksi teror yang dilakukan oleh individu seringkali berdampak besar pada kehidupan orang lain dan dapat menimbulkan kerugian materiil maupun psikologis.

"Kami sudah mencoba berbagai cara, namun teror tersebut terus berlanjut. Terpaksa kami harus pindah demi keselamatan kami," ungkap sumber yang sama. Keputusan menjual rumah menjadi opsi terakhir setelah berbagai upaya dialog dan mediasi tidak berhasil.

Dikutip dari berbagai sumber, insiden ini menjadi perhatian warga sekitar dan pihak berwenang. Upaya untuk menengahi konflik antar tetangga ini diharapkan dapat segera menemukan titik terang demi terciptanya kembali ketertiban dan kedamaian di lingkungan tersebut.