HOTNEWS.ID - Tragedi menyelimuti sebuah acara perayaan pernikahan di Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Momen bahagia tersebut seketika berubah menjadi suasana duka menyusul adanya insiden penikaman fatal.
Peristiwa maut ini dilaporkan terjadi setelah adanya keributan yang memicu aksi kekerasan di tengah berlangsungnya hiburan organ tunggal. Insiden ini mengakibatkan satu korban jiwa dan satu korban lainnya mengalami luka serius.
Korban yang meninggal dunia telah teridentifikasi sebagai pria berinisial ID, yang baru berusia 18 tahun. Kematian korban disebabkan oleh luka tusuk yang dideritanya di bagian leher sebelah kiri.
Selain korban meninggal, terdapat satu korban lain yang juga menjadi sasaran penusukan dalam keributan tersebut. Korban kedua ini berinisial JT (23) yang dilaporkan mengalami luka berat namun berhasil diselamatkan.
Lokasi pasti kejadian adalah di sebuah pesta pernikahan yang digelar di Jalan Yulianus Nenson. Keributan yang terjadi pada Sabtu (27/6) malam tersebut berujung pada penikaman yang mematikan.
Pihak kepolisian telah memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus ini. Kasus ini sedang dalam penanganan intensif guna mengungkap motif dan pelaku penusukan.
"Saat itu terjadi perkelahian di pesta pernikahan di Jalan Yulianus Nenson. Akibatnya dua korban mengalami luka tusuk," ujar Kasi Humas AKP Edy Wiyoko.
AKP Edy Wiyoko melanjutkan dengan memberikan detail kondisi kedua korban pasca penyerangan yang terjadi di lokasi hajatan tersebut. "Korban ID (18) meninggal dunia di Puskesmas Kuala Kuayan akibat luka tusuk di leher kiri, sedangkan JT (23) mengalami luka berat dan berhasil diselamatkan setelah mendapat penanganan medis," jelasnya.
Pemicu utama insiden tragis ini bermula dari perselisihan yang terjadi saat acara hiburan musik organ tunggal sedang berlangsung. Keributan kecil yang terjadi di area hiburan tersebut ternyata tidak berhenti di situ.