HOTNEWS.ID - Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang patut diperhitungkan dalam sesi latihan bebas dan kualifikasi menjelang balapan Moto3 Jerman 2026. Pembalap muda Indonesia ini bertekad memberikan yang terbaik di Sirkuit Sachsenring.
Pada hari pertama latihan bebas (FP1) yang digelar Jumat, 10 Juli 2026, Veda mencatatkan waktu terbaik 01:27,456 detik, menempatkannya di posisi ke-23. Namun, ia berhasil meningkatkan performanya secara signifikan di sesi latihan sore harinya.
Dalam sesi latihan tersebut, Veda berhasil menjadi yang tercepat dengan raihan waktu 01:25,848 detik. Peningkatan catatan waktu ini menunjukkan adaptasi yang baik terhadap lintasan.
Memasuki hari kedua, Sabtu, 11 Juli 2026, Veda memulai sesi latihan bebas kedua (FP2) dengan berada di urutan ke-20. Catatan waktunya sedikit menurun menjadi 01:26,552 detik dibandingkan sesi sebelumnya.
Meskipun demikian, sesi kualifikasi menjadi momen kebangkitan bagi Veda. Ia berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 01:25,573 detik, yang merupakan waktu terbaiknya selama dua hari sesi latihan di Jerman.
Hasil kualifikasi ini menempatkan Veda Ega Pratama pada posisi start ke-13 untuk balapan utama. Posisi ini dinilai cukup strategis sebagai titik awal untuk meraih hasil maksimal.
Namun, pencapaian ini juga mengingatkan pada pengalaman Veda di Moto3 Belanda 2026. Saat itu, ia berhasil menempati posisi ketujuh di kualifikasi dan sempat merangsek naik ke posisi ketiga dalam balapan.
Sayangnya, potensi untuk meraih podium di Belanda harus pupus akibat insiden kecelakaan yang dialaminya. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Veda untuk menghadapi balapan di Jerman.
"Hal sama tak boleh terulang," demikian analisis terhadap potensi Veda. Agresivitas di awal balapan memang bisa memberikan keuntungan, namun berisiko menghentikan langkahnya sebelum waktunya.