HOTNEWS.ID - Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung dipastikan akan kembali melayani penerbangan komersial, namun fokus utamanya adalah untuk rute domestik terlebih dahulu. Keputusan ini diambil oleh Kementerian Perhubungan setelah meninjau kesiapan fasilitas bandara yang telah lama tidak digunakan secara optimal.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa persiapan fasilitas bandara, termasuk landasan pacu (runway), sedang digesa agar dapat segera beroperasi. Ia menegaskan bahwa pengaktifan bandara ini akan diprioritaskan untuk melayani kebutuhan penerbangan di dalam negeri.

"Sementara kami mengaktifkan Bandara Husein untuk domestik," ujar Dudy pada Selasa, 21 Juli 2026. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa fokus awal adalah memastikan kelancaran operasional penerbangan domestik sebelum mempertimbangkan aspek internasional.

Mengenai kemungkinan Bandara Husein Sastranegara untuk melayani penerbangan internasional, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan bahwa hal tersebut masih akan dikaji lebih lanjut berdasarkan kondisi di masa mendatang. Keputusan ini diambil meskipun beberapa maskapai penerbangan telah menyatakan minatnya untuk membuka rute internasional dari bandara tersebut.

"Nanti kami lihat. Kalau internasional kan ada Kertajati," jelas Dudy, merujuk pada Bandara Kertajati di Majalengka yang saat ini telah melayani penerbangan internasional untuk wilayah Jawa Barat. Dengan adanya Kertajati, Bandara Husein Sastranegara akan diarahkan untuk memperkuat konektivitas penerbangan domestik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, sebelumnya mengutarakan bahwa peningkatan status Bandara Husein Sastranegara menjadi bandara internasional memerlukan proses yang lebih panjang. Hal ini melibatkan prosedur administrasi dan kajian mendalam dari pihak kementerian.

"Kalau internasional, kami harus menunggu surat permohonan dari pemerintah provinsi," ungkap Lukman F. Laisa beberapa waktu lalu. Ia menambahkan bahwa proses ini akan dimulai apabila ada permintaan resmi dari pemerintah provinsi setempat untuk mengaktifkan layanan internasional di Bandara Husein Sastranegara.

Meskipun demikian, antusiasme dari berbagai maskapai penerbangan untuk beroperasi di Bandara Husein Sastranegara tetap tinggi. Beberapa maskapai seperti Garuda Indonesia dan Scoot telah menunjukkan ketertarikan untuk membuka berbagai rute, baik domestik maupun internasional.

Maskapai Citilink berencana membuka rute Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya. Sementara itu, Super Air Jet memiliki rencana untuk membuka rute terbanyak, mencakup Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, dan Pontianak.