HOTNEWS.ID - Citilink, yang merupakan lini bisnis maskapai berbiaya hemat di bawah naungan PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA), secara resmi mengumumkan ekspansi layanan penerbangan domestik mereka. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat jaringan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia.

Keputusan untuk membuka lima rute penerbangan baru ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada awal bulan Juli tahun 2026 mendatang. Hal ini dilakukan seiring dengan penambahan unit armada pesawat yang kini siap dioperasikan oleh maskapai tersebut.

Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menjelaskan bahwa penambahan rute ini merupakan bagian integral dari upaya penguatan jaringan operasional Garuda Indonesia Group secara keseluruhan. Peningkatan kapasitas armada menjadi pendorong utama realisasi ekspansi ini.

Per hari Kamis, 2 Juli 2026, maskapai mengonfirmasi bahwa mulai tanggal 1 Juli 2026, akan tersedia penerbangan harian pada tiga koridor utama. Rute-rute tersebut meliputi Makassar menuju Yogyakarta (YIA) pulang pergi, serta Yogyakarta (YIA) ke Batam pulang pergi.

Selain itu, rute harian ketiga yang juga akan dibuka adalah penerbangan dari Yogyakarta (YIA) menuju Balikpapan dan kembali lagi (pp.). Untuk melayani ketiga rute baru dengan frekuensi harian ini, Citilink akan menggunakan tipe pesawat Airbus A320.

Armada jenis pesawat yang berbeda akan digunakan untuk dua rute tambahan yang juga akan beroperasi setiap hari. Rute baru tersebut adalah Yogyakarta (JOG) menuju Banjarmasin pulang pergi, serta koneksi langsung antara Banjarmasin dan Balikpapan pulang pergi.

Dilansir dari Bisnis.com, Darsito Hendroseputro menyampaikan komitmen perusahaan terkait pengembangan jaringan ini. "Melalui pembukaan rute-rute baru ini, Citilink berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas yang lebih luas untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat," kata Darsito.

Beliau melanjutkan bahwa kehadiran layanan penerbangan baru ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian daerah. "Kehadiran rute baru ini juga diharapkan dapat mendukung aktivitas bisnis maupun pariwisata, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," kata Darsito dalam keterangannya.

Darsito menambahkan bahwa penambahan rute ini semakin memposisikan Yogyakarta sebagai hub strategis yang krusial. Hal ini karena Yogyakarta kini akan menjadi penghubung penting yang menjembatani wilayah Jawa dengan destinasi di Sulawesi, Sumatra, dan Kalimantan.