HOTNEWS.ID - Tragedi kesehatan yang serius kini dialami oleh Ellie Weight, seorang wanita muda asal Skotlandia, menyusul perjalanan panjang penyalahgunaannya terhadap obat bius ketamine. Kondisi ini bermula dari coba-coba yang kemudian berkembang menjadi kecanduan selama kurun waktu lima tahun penuh.

Akibat dari penyalahgunaan zat psikoaktif tersebut, Ellie kini harus menanggung konsekuensi medis yang sangat serius dan berkelanjutan. Kerusakan permanen pada saluran kemihnya telah memaksa ia untuk menjalani prosedur medis yang sifatnya rutin demi menjaga fungsi tubuhnya.

Perjalanan kecanduan Ellie dimulai ketika usianya menginjak 18 tahun, usia yang relatif muda untuk memulai konsumsi zat terlarang. Ia membeberkan bahwa ketamine mulai menjadi bagian dari lingkungannya karena popularitas obat tersebut di kalangan teman-temannya saat itu.

Menurut pengakuannya, penggunaan ketamine pada awalnya dianggap sebagai bagian dari tren sosial yang dianggap keren di lingkungan pergaulannya. Hal ini menunjukkan bagaimana lingkungan sosial dapat berperan besar dalam memicu perilaku berisiko pada kaum muda.

Ellie mengungkapkan alasan awal ia mulai mengonsumsi zat tersebut dengan penuh penyesalan. "Semua orang melakukannya dan itu dianggap keren," ujar Ellie.

Ia melanjutkan penjelasannya mengenai daya tarik negatif dari obat tersebut pada masa itu. "Ada sensasi tersendiri saat melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan," ujar Ellie, sebagaimana dilansir People.

Kini, konsekuensi dari sensasi sesaat yang ia rasakan tersebut berujung pada penderitaan fisik jangka panjang. Kerusakan permanen pada saluran kemih tersebut membuat Ellie harus bergantung pada suntikan Botox sebagai bagian dari perawatan medisnya.

Kisah Ellie Weight ini menjadi peringatan keras mengenai bahaya penyalahgunaan zat yang dimulai dari rasa penasaran atau mengikuti tren semata. Prosedur rutin yang harus dijalaninya menjadi pengingat akan biaya kesehatan yang harus dibayar mahal akibat pilihan masa lalu.

Dilansir dari People, perkembangan situasi kesehatan Ellie menunjukkan betapa cepatnya obat-obatan terlarang dapat mengubah kualitas hidup seseorang secara drastis. Kondisi ini menjadi studi kasus nyata mengenai dampak jangka panjang kecanduan.