HOTNEWS.ID - Argentina memulai pertandingan melawan Austria dalam laga Piala Dunia 2026 dengan intensitas tinggi pada Selasa (23/6) dini hari WIB. Fokus utama pada awal babak pertama adalah peluang emas yang terbuang sia-sia oleh kapten tim nasional mereka.

Insiden krusial terjadi ketika laga baru memasuki menit keempat, dan penyerang Argentina, Lautaro Martinez, terlibat perebutan bola di area terlarang. Martinez kemudian terjatuh setelah berbenturan dengan dua pemain bertahan Austria, Xafer Schlager dan Stefan Posch.

Situasi ini membuat Lautaro Martinez sempat mendapatkan perawatan karena terkapar di lapangan pertandingan. Bahkan, Martinez sempat harus keluar sejenak dari area bermain untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dari tim medis.

Wasit yang memimpin pertandingan, Amin Mohamed Omar, memutuskan untuk meninjau rekaman Video Assistant Referee (VAR) guna memastikan keputusan yang diambil. Setelah meninjau tayangan ulang secara mendetail, wasit akhirnya memutuskan bahwa Argentina berhak mendapatkan hadiah tendangan penalti.

Lionel Messi ditunjuk sebagai algojo utama untuk mengambil kesempatan emas tersebut, namun eksekusinya tidak membuahkan hasil. Messi mengarahkan bola ke sisi kanan gawang, tetapi bola justru meleset jauh melebar dari sasaran.

Akibat kegagalan penalti tersebut, papan skor menunjukkan angka 0-0 meski pertandingan baru berjalan sembilan menit. Momen ini menjadi sorotan utama mengingat potensi besar untuk membawa Argentina memimpin lebih awal.

Dilansir dari CNN Indonesia, Lionel Messi gagal melaksanakan tugasnya dengan baik saat menendang ke arah kanan, yang kemudian melebar dari gawang lawan.

Susunan pemain Argentina pada awal laga tersebut mencakup Emiliano Martinez di posisi kiper, dengan barisan pertahanan diisi oleh Molina, Romero, Lisandro Martinez, dan Medina. Di lini tengah terdapat De Paul, Mac Allister, Fernandez, dan Almada, mendukung duet Messi serta Lautaro Martinez di lini depan.

Sementara itu, Austria menurunkan A. Schlager sebagai penjaga gawang, didukung oleh Posch, Danso, Alaba, dan Laimer di sektor belakang. Gelandang mereka meliputi X. Schlager, Seiwald, dengan Schmid, Wanner, dan Sabitzer mendukung penyerang utama Gregoritsch.