HOTNEWS.ID - Pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 telah menyajikan konfigurasi yang unik dan menarik perhatian publik sepak bola dunia. Secara kebetulan, fase ini akan mempertemukan empat negara yang pernah menorehkan sejarah sebagai juara turnamen akbar tersebut melawan empat tim kejutan yang sering disebut sebagai kuda hitam.
Empat tim yang memiliki status juara dunia adalah Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris, yang akan menghadapi empat tim yang belum pernah merasakan manisnya gelar juara sejauh ini. Empat tim kuda hitam yang berhasil melaju ke babak ini adalah Maroko, Belgia, Swiss, dan Norwegia, sebagaimana diberitakan oleh CNN Indonesia.
Prancis, yang saat ini menyandang dua bintang juara dari edisi 1998 dan 2018, memiliki ambisi kuat untuk melanjutkan dominasinya di ajang kali ini. Les Bleus berupaya mencapai final secara beruntun, sebuah capaian yang mereka raih dalam dua edisi sebelumnya.
Misteri Hilangnya Kargo Boeing 737 di Pakistan: Puing Ditemukan, Lima Kru Masih Dalam Pencarian
Di babak perempat final, Prancis dijadwalkan akan berhadapan dengan Maroko, perwakilan dari benua Afrika yang tampil impresif, sebagaimana disorot dalam berita tersebut. Maroko memiliki motivasi tinggi untuk membalas kekalahan mereka dari Prancis di babak semifinal Piala Dunia 2022 lalu dengan skor 2-0.
Sementara itu, Spanyol, yang mengoleksi satu gelar juara dunia dari era generasi emas mereka pada tahun 2010, kini tampil penuh percaya diri. La Roja memiliki modal performa yang sangat menyala menjelang laga krusial yang akan mereka hadapi.
Kepercayaan diri Spanyol diperkuat oleh catatan fantastis mereka yang belum terkalahkan dalam 35 pertandingan terakhir, terhitung sejak kekalahan tipis 0-1 dari Kolombia pada 22 Maret 2024. Lawan mereka di babak ini adalah Belgia, tim yang performanya cenderung inkonsisten atau angin-anginan.
Inggris, yang terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 1966, selalu dibayangi oleh slogan "football is coming home" dalam setiap edisi sebagai pengingat akan penantian panjang mereka akan gelar. Mereka kini akan menghadapi tantangan dari Norwegia di perempat final.
Meskipun Inggris kemungkinan besar diunggulkan dalam pertandingan tersebut, potensi kejutan dari The Viking sangat terbuka, apalagi dengan kehadiran Erling Haaland yang bermain tanpa beban ekspektasi besar pada turnamen ini.
Terakhir, Argentina, sang juara bertahan yang telah mengamankan tiga gelar dunia pada tahun 1978, 1986, dan 2022, akan menjalani ujian berat melawan tim yang dianggap paling tidak diperhitungkan, yaitu Swiss. Pertarungan ini akan menjadi penentu apakah dominasi juara bertahan akan terus berlanjut.