HOTNEWS.ID - Pertandingan krusial dalam lanjutan Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan segera tersaji, mempertemukan timnas Yordania melawan Aljazair. Kedua kesebelasan ini sama-sama bertekad keras untuk meraih kemenangan perdana mereka setelah menelan kekalahan di laga pembuka.

Apa yang akan terjadi dalam duel ini? Kedua tim diprediksi akan menampilkan permainan yang sangat ketat dan penuh determinasi. Mereka menyadari betul bahwa kekalahan beruntun dapat sangat memengaruhi peluang lolos ke putaran selanjutnya.

Di mana duel penentuan ini akan dilangsungkan? Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion San Francisco, California, Amerika Serikat. Lokasi ini menjadi saksi pertarungan kedua tim yang sama-sama mengincar tiga poin.

Kapan tepatnya pertandingan ini akan digelar? Duel antara Yordania dan Aljazair dijadwalkan pada hari Selasa, 23 Juni 2026, tepatnya pukul 10.00 waktu Indonesia Barat (WIB). Penonton dapat menyaksikan siaran langsung melalui TVRI.

Mengapa laga ini begitu penting bagi kedua tim? Alasan utamanya adalah kedua negara belum berhasil mengumpulkan poin di klasemen sementara Grup J. Yordania sebelumnya takluk 3-1 dari Austria, sementara Aljazair juga harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor telak 0-3.

Bagaimana prediksi kekuatan kedua tim menjelang laga? Aljazair sedikit lebih diunggulkan berdasarkan peringkat dunia mereka yang berada di posisi 29. Sementara itu, Yordania saat ini menempati peringkat ke-68 dalam rangking FIFA.

Bagaimana komposisi pemain Aljazair yang patut diwaspadai? Skuad asuhan Vladimir Petkovic diperkuat pemain-pemain yang berkarier di liga-liga Eropa. Sorotan utama tertuju pada Rayan Ait-Nouri yang saat ini memperkuat Manchester City.

Selain Ait-Nouri, Aljazair juga masih mengandalkan pengalaman pemain veteran mereka, Riyad Mahrez. Dikutip dari CNN Indonesia, "Pemain Al Ahli itu telah mengemas 116 caps di tim nasional dan menyumbang 38 gol."

Meskipun demikian, Yordania sebagai tim debutan Piala Dunia tidak bisa dianggap remeh. Mereka diprediksi akan memberikan perlawanan keras dan membutuhkan kerja ekstra untuk menahan gempuran dari tim berjuluk Rubah Gurun tersebut.