HOTNEWS.ID - Keputusan mengejutkan datang dari pengacara kondang Elza Syarief terkait kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Elza Syarief memutuskan untuk mengakhiri perannya sebagai kuasa hukum bagi mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.
Keputusan ini diambil setelah Elza merasa bahwa Sony Sonjaya tidak menunjukkan kejujuran penuh mengenai keterlibatannya dalam kasus korupsi yang sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Hal ini menjadi dasar utama bagi pengacara senior tersebut untuk menarik diri dari tim pembelaan.
Secara spesifik, penarikan diri Elza Syarief dari mendampingi Sony Sonjaya telah resmi berlaku sejak hari Senin, tanggal 15 Juni. Tanggal ini menandai berakhirnya kerjasama hukum antara kedua belah pihak dalam kasus yang menarik perhatian publik tersebut.
Perkembangan signifikan dalam kasus ini terjadi pada hari Jumat, 11 Juni lalu, ketika Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang tersangka baru dari pihak swasta. Tersangka baru tersebut diketahui berinisial Asep Yusuf Somantri (AYS) yang memiliki kedekatan dengan Sony Sonjaya.
Diduga, Asep Yusuf Somantri berperan penting dalam proses penentuan lokasi pelaksanaan program SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Keterlibatan AYS ini menjadi salah satu titik terang baru dalam investigasi yang dilakukan oleh Kejagung.
Sebelumnya, Elza Syarief sempat menyatakan kesediaan untuk membela Sony Sonjaya secara pro bono atau tanpa biaya. Hal ini didasari oleh keyakinan awal Elza bahwa kliennya tersebut adalah pihak yang bersih dari tuduhan korupsi.
Namun, pandangan Elza berubah drastis setelah mendapatkan informasi terbaru yang diungkapkan oleh Kejaksaan Agung. Informasi yang diterima Elza mengindikasikan adanya dugaan penerimaan uang yang melibatkan Sony Sonjaya dari Asep Yusuf Somantri.
"Ia mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Sony karena menilai Sony Sonjaya tidak jujur terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG)," demikian pernyataan mengenai alasan mundurnya Elza Syarief.
Elza Syarief mengungkapkan penyesalannya setelah mendapatkan fakta baru. "Setelah mendapatkan informasi dari Kejaksaan Agung yang mengungkap Sony diduga menerima uang dari Asep, ia memutuskan mundur," kata Elza Syarief.