HOTNEWS.ID - Proses seleksi calon manajer untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belakangan ini menjadi sorotan tajam di berbagai platform media sosial. Hal ini dipicu oleh adanya penampakan proses yang dinilai sangat menyerupai kegiatan pelatihan semi-militer oleh para peserta.
Menanggapi meningkatnya perhatian publik dan diskusi di jagat maya tersebut, Direktur Utama (Dirut) Agrinas Pangan Nusantara angkat bicara. Sosok yang dimaksud adalah Joao Angelo De Sousa Mota, yang memberikan klarifikasi resmi mengenai pelaksanaan rekrutmen tersebut.
Berdasarkan pantauan rekaman yang beredar di media sosial pada hari Rabu, 17 Juni 2026, terlihat jelas sejumlah individu yang diidentifikasi sebagai calon manajer KDMP. Mereka tampak mengenakan pakaian seragam dengan corak loreng yang menambah kesan militeristik pada kegiatan itu.
Dalam rekaman tersebut, para calon manajer terlihat sedang menjalani sesi pendidikan dan pelatihan (diklat) yang dilaksanakan di lingkungan yang menyerupai barak. Kondisi ini menjadi titik utama yang memicu persepsi publik mengenai sifat dari proses rekrutmen tersebut.
Dilansir dari media yang meliput isu ini, Joao Angelo De Sousa Mota akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi yang muncul dari visualisasi diklat tersebut. Pihak Agrinas perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat luas.
"Proses rekrutmen calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ramai jadi perbincangan di media sosial (medsos) lantaran mirip pelatihan semimiliter," ujar Joao Angelo De Sousa Mota, merangkum situasi yang terjadi.
Dirut Agrinas Pangan Nusantara tersebut juga secara spesifik mengomentari tampilan visual dari kegiatan yang tersebar. "Dalam unggahan di media sosial dilihat, Rabu (17/6/2026), tampak orang yang dinarasikan merupakan calon manajer KDMP mengenakan pakaian loreng," kata Joao Angelo De Sousa Mota.
Lebih lanjut, ia mengonfirmasi bahwa kegiatan yang dijalani oleh para peserta tersebut memang merupakan bagian dari tahapan seleksi. "Mereka tampak menjalani diklat di barak," tambah Joao Angelo De Sousa Mota, menggarisbawahi lokasi dan jenis kegiatan saat itu.
Proses ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada publik mengenai tujuan sebenarnya dari pelatihan semi-militer yang diterapkan dalam rekrutmen manajer KDMP tersebut.