HOTNEWS.ID - Otoritas penyelenggara MotoGP secara tak terduga mengeluarkan keputusan regulasi baru menjelang bergulirnya seri balap akhir pekan ini di Belanda. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak dalam paddock MotoGP.
Keputusan mengejutkan tersebut secara spesifik menargetkan penggunaan salah satu perangkat elektronik yang sangat krusial bagi pembalap saat fase awal perlombaan. Perangkat ini memiliki fungsi signifikan dalam meningkatkan performa awal.
Perangkat yang menjadi sorotan utama dalam regulasi mendadak ini adalah yang dikenal sebagai holeshot device. Perangkat ini dirancang untuk memaksimalkan traksi motor saat lampu start benar-benar padam.
Fungsi utama dari holeshot device adalah membantu pembalap mendapatkan keunggulan awal yang signifikan dari garis start. Perangkat ini menekan suspensi belakang agar tetap rendah, memberikan traksi optimal saat akselerasi penuh pertama.
Larangan sementara ini diberlakukan secara eksklusif untuk gelaran MotoGP Belanda yang akan segera dilaksanakan. Hal ini berarti para tim harus segera menyesuaikan setelan motor mereka tanpa perangkat tersebut.
Sirkuit ikonik Assen, yang dikenal sebagai 'Katedral Balap Motor', menjadi lokasi di mana aturan baru ini akan mulai diimplementasikan oleh seluruh peserta MotoGP. Penerapan mendadak ini menimbulkan tantangan teknis.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, keputusan ini datang tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada tim-tim kontestan. Hal ini memaksa para insinyur untuk melakukan penyesuaian mendalam dalam waktu yang sangat singkat.
Keputusan mendadak dari otoritas penyelenggara MotoGP menjelang seri balap akhir pekan ini di Belanda menjadi sorotan utama. Hal ini menunjukkan adanya dinamika regulasi yang bisa terjadi kapan saja dalam olahraga ini.
Perangkat yang menjadi fokus utama regulasi mendadak ini adalah holeshot device. Perangkat ini dikenal membantu pembalap mendapatkan traksi optimal dan keunggulan awal saat lampu start padam, menurut penjelasan teknis.