HOTNEWS.ID - PT Jababeka Tbk. (KIJA) melalui entitas bisnisnya, PT Graha Buana Cikarang, telah menetapkan target ambisius untuk meraup penjualan pemasaran (marketing sales) senilai Rp1,8 triliun. Target ini akan dicapai melalui pengembangan sejumlah proyek properti yang mencakup kawasan pergudangan hingga hunian residensial.

Upaya perseroan untuk mencapai target tersebut akan difokuskan pada beberapa strategi kunci. Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menjelaskan bahwa penjualan lahan industri, pengembangan proyek gudang multiguna di Jababeka Bizpark, serta ekspansi proyek residensial baru di Cikarang menjadi prioritas utama.

Saat ini, perseroan tengah giat mengembangkan kawasan industri Jababeka IX. Pengembangan ini menandai fase terakhir dari keseluruhan pengembangan kawasan industri Jababeka yang telah direncanakan.

"Kami saat ini sedang mengembangkan Jababeka IX. Itu merupakan fase terakhir kawasan industri kami," ujar Ivonne Anggraini.

Kawasan Jababeka IX ini akan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor manufaktur, pergudangan, serta berbagai industri penunjang lainnya yang terus berkembang pesat.

Selain fokus pada kawasan industri, perseroan juga mengandalkan proyek Jababeka Bizpark sebagai salah satu motor penggerak penjualan. Proyek ini menawarkan bangunan gudang multiguna yang dirancang secara fleksibel.

Konsep Jababeka Bizpark dikembangkan untuk menjawab dinamika bisnis modern yang berubah. Hal ini seiring dengan pesatnya pertumbuhan platform e-commerce dan maraknya tren live shopping di era digital saat ini.

"Konsep tersebut dikembangkan untuk menjawab perubahan pola bisnis seiring pesatnya pertumbuhan e-commerce dan live shopping," jelas Ivonne.

Dari sisi pemasaran, Ivonne Anggraini melaporkan bahwa proyek Jababeka Bizpark telah mendapatkan respons yang sangat positif dari pasar. Sejak pertama kali diluncurkan, tercatat sekitar 270 unit telah berhasil terjual dengan kisaran harga yang bervariasi.