HOTNEWS.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia angkat bicara mengenai komposisi terkini dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Kadin menyampaikan pandangannya bahwa seharusnya ada perwakilan dari kementerian yang memiliki peran strategis dalam pembuatan kebijakan ekonomi.
Secara spesifik, Kadin mengusulkan agar Kementerian Perekonomian yang lebih tepat untuk menjadi anggota KSSK. Hal ini didasarkan pada peran kementerian tersebut dalam menaungi berbagai sektor riil perekonomian nasional.
Menurut Aviliani, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Analisis Makro-Mikro Ekonomi Kadin Indonesia, penempatan perwakilan kementerian dalam KSSK akan menciptakan sinergi yang lebih baik. Ia menekankan bahwa kementerian adalah lembaga yang bertanggung jawab dalam perumusan kebijakan ekonomi.
"Sebenernya kan Danantara itu sama sebenernya dengan sektor swasta, bagian dari BUMN. Mestinya yang masuk itu lebih ke kementreian. Karena kementrian itu yang membuat kebijakan," ujar Aviliani.
Aviliani lebih lanjut menjelaskan alasan mengapa Kementerian Perekonomian dianggap lebih relevan. Kementerian ini memiliki pemahaman mendalam mengenai sektor-sektor riil yang menjadi tulang punggung perekonomian.
Hal tersebut penting untuk memastikan adanya keselarasan antara kebutuhan pembiayaan yang diajukan dengan kesiapan sektor riil untuk menyerapnya. Tanpa koordinasi yang baik, upaya peningkatan intermediasi bisa terhambat.
"Jadi tidak hanya tuntutan intermediasinya yang dituntut naik, tapi sektor riilnya nggak siap," tegas Aviliani.
Pandangan Kadin ini disampaikan pada hari Selasa, 28 Juli 2026, di Jakarta. Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya representasi yang strategis dalam forum penting seperti KSSK.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, usulan ini mencerminkan upaya Kadin untuk memastikan kebijakan keuangan negara selaras dengan kondisi riil perekonomian.