HOTNEWS.ID - Janice Tjen, wakil Indonesia di ajang tenis internasional, sukses melaju ke babak perempat final Eastbourne Open 2026. Prestasi ini diraih setelah ia dan pasangannya, Eudice Chong, menumbangkan unggulan kedua turnamen tersebut.

Pertandingan babak pertama ini mempertemukan Janice/Eudice melawan duet Italia, Jasmine Paolini dan Sara Errani. Duel sengit tersebut berlangsung di lapangan rumput Eastbourne, Inggris, pada hari Selasa (23/6) atau Rabu (24/6) waktu Indonesia bagian Barat.

Hasil akhir menunjukkan keunggulan bagi pasangan Janice/Eudice yang mampu memenangkan pertandingan dalam dua set langsung dengan skor akhir 7-6 dan 6-3. Kemenangan ini mengamankan tiket mereka menuju babak perempat final turnamen berlabel WTA 250 tersebut.

Set pertama berlangsung sangat alot dan kompetitif, di mana kedua pasangan saling mematahkan servis lawan dan silih berganti memegang kendali permainan. Situasi ini membuat kedudukan imbang hingga mencapai skor 6-6.

Pada momen krusial tie-break set pertama, Janice Tjen dan Eudice Chong menunjukkan ketenangan luar biasa. Mereka berhasil merebut tujuh dari total sembilan poin terakhir untuk mengunci kemenangan set pertama dengan skor 7-2.

Memasuki set kedua, momentum positif pasangan Indonesia-Hong Kong tersebut terus terjaga dengan baik. Mereka berhasil merebut satu break penting yang membawa mereka unggul dengan skor 3-1 di awal set penentuan ini.

Dikutip dari Reuters/Rula Rouhana, Janice Tjen yang berpasangan dengan Eudice Chong menyingkirkan unggulan kedua Eastbourne Open 2026, Jasmine Paolini/Sara Errani. Chemistry antara Janice dan Eudice terlihat semakin matang pada set kedua ini.

Pasangan ini kemudian berhasil mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir, menutup set kedua dengan skor 6-3. Dengan demikian, Janice/Eudice dipastikan memenangkan duel melawan pasangan Italia tersebut dan melaju ke babak selanjutnya.

Berdasarkan analisis statistik pertandingan, Janice dan Eudice menunjukkan performa superior dengan mencatatkan dua ace dan persentase servis pertama yang tinggi, mencapai 76 persen, meskipun mereka juga mencatatkan lebih banyak kesalahan ganda.