HOTNEWS.ID - Tim nasional Argentina saat ini tengah menikmati momentum positif sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia FIFA 2026 mendatang. Mereka berhasil membawa energi kemenangan dari edisi sebelumnya dan menunjukkan performa memukau selama babak kualifikasi zona CONMEBOL.

Pelatih kepala Lionel Scaloni dikabarkan akan tetap mengandalkan pemain kunci yang sudah teruji kemampuannya. Aset utama seperti Lionel Messi dan Nicolás Otamendi dipastikan akan menjadi tumpuan utama dalam upaya mempertahankan supremasi mereka di kancah internasional.

Namun, skuad Albiceleste kini dihadapkan pada tantangan signifikan menjelang turnamen akbar tersebut. Mereka dipastikan harus tampil tanpa kontribusi dari pemain veteran ikonik, Ángel Di María, dalam daftar pemain untuk Piala Dunia 2026.

Keputusan mengejutkan ini datang dari Di María sendiri, yang memilih untuk mengakhiri karier internasionalnya. Keputusan tersebut telah ditetapkan dan akan berlaku efektif dalam waktu dekat.

Momen penentuan pengunduran diri sang pemain ditetapkan pada tanggal 14 Juli 2024. Tanggal tersebut dipilih secara spesifik, yakni setelah Argentina berhasil meraih gelar juara Copa América.

Keputusan ini cukup disorot mengingat Di María masih aktif bermain di level profesional. Ia saat ini masih membela klubnya, Club Atlético Rosario Central, di kompetisi liga domestik Argentina.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, keputusan akhir Di María untuk pensiun internasional menimbulkan pertanyaan besar mengenai komposisi tim ke depan. Absennya pemain berpengalaman ini jelas akan mengubah dinamika tim secara keseluruhan.

"Meskipun demikian, pemain veteran tersebut masih aktif bermain di level profesional bersama klubnya, Club Atlético Rosario Central, di liga domestik Argentina," demikian informasi yang disampaikan mengenai status karier klub Di María saat ini.

Keputusan pensiun dini ini harus segera diantisipasi oleh staf kepelatihan Argentina. Mereka perlu mencari solusi taktis terbaik untuk mengisi kekosongan peran yang ditinggalkan oleh salah satu pahlawan kemenangan mereka sebelumnya.