HOTNEWS.ID - Komunitas Kagama Artificial Intelligence (KAGAMA AI), bekerja sama dengan Bisnis Indonesia dan Catalyst Policy Works, serta dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), akan menyelenggarakan forum penting bertajuk "Indonesia Ethical AI Summit: Navigating the AI Development: Innovation, Humanity, and Governance".
Forum strategis lintas sektor ini merupakan respons konkret terhadap komitmen pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta Asta Cita Presiden. Langkah ini menekankan peran sentral transformasi digital, sains, dan teknologi sebagai motor penggerak Visi Indonesia Emas 2045.
Acara puncak mengenai etika kecerdasan artifisial (KA) ini direncanakan akan berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Auditorium The Tower, kantor pusat Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jakarta. Agenda ini penting mengingat proyeksi kontribusi ekonomi KA yang diperkirakan mencapai ratusan miliar dolar AS pada tahun 2030.
Penjualan Mobil Listrik BYD Melambat di Mei 2026, Merek China Lainnya Pertahankan Stabilitas
Saat ini, KOMDIGI tengah aktif menyusun Peta Jalan KA Nasional yang nantinya akan diformalkan melalui Peraturan Presiden sebagai landasan pengembangan ekosistem KA nasional yang bertanggung jawab. Dokumen ini berlandaskan pada pilar utama etika, investasi, riset dan inovasi, pengembangan talenta, serta infrastruktur dan data.
Kehadiran Luhut B. Pandjaitan sebagai Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) telah dikonfirmasi untuk memberikan insight remarks dalam pertemuan tersebut. Selain itu, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, juga dijadwalkan menyampaikan keynote speech.
Penyelenggaraan summit ini bertujuan merumuskan arah pengembangan KA yang inovatif, beretika, dan berorientasi pada kemanusiaan, sejalan dengan perkembangan tata kelola KA di berbagai forum internasional saat ini. Forum ini juga akan membahas perlunya regulasi yang seimbang antara mendorong inovasi dan melindungi kepentingan publik dari risiko adopsi KA.
"Ketua Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut B Pandjaitan yang akan memberikan insight remarks dalam acara itu," ujar salah satu penyelenggara, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.
Ajang yang akan dihadiri sekitar 200 pemangku kepentingan multisektor ini dirancang dalam dua sesi utama, yaitu Sesi I (panel Bank and Finance) dan Sesi II (Plenary Session Social and Commerce). Berbagai tokoh dari sektor perbankan, teknologi, regulator, hingga legislatif dijadwalkan menjadi narasumber.
Beberapa panelis yang dijadwalkan hadir dalam sesi perbankan antara lain VP of Data Platform and Data Science DANA, Wulung Anggara Hanandita; Deputi Direktur Digitalisasi Financial Center dan Transformasi Perbankan OJK, M. Zulkifli Salim; serta AI Strategy & Innovation Department Head PT BSI, I Wayan Pulantara, PhD.