HOTNEWS.ID - Kabar duka menyelimuti institusi kepolisian Daerah Metro Jaya menyusul meninggalnya salah satu personel terbaik mereka saat bertugas di lapangan. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang anggota polisi lalu lintas yang sedang menjalankan tugas mulia membantu pengguna jalan lain.

Peristiwa yang menyebabkan duka mendalam ini menimpa Anggota Banit Induk 4 Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Sosok yang gugur dalam tugas mulia tersebut adalah Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Endang Karyana.

Insiden nahas tersebut terjadi pada hari Jumat, tanggal 3 Juli, di lokasi yang cukup ramai dan sibuk. Lokasi tepat kejadian adalah ruas Tol Joglo, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W2, mengarah ke kawasan Pondok Pinang.

Aipda Endang Karyana dilaporkan mengalami kecelakaan fatal ketika ia sedang berupaya memberikan pertolongan dan pengamanan terkait adanya sebuah truk yang mengalami masalah teknis atau mogok di tengah jalan tol. Tindakan heroik ini sayangnya berujung pada pengorbanan nyawa.

Setelah tertabrak saat menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, kondisi Aipda Endang dilaporkan sangat kritis. Ia segera dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis intensif secepat mungkin.

Upaya penyelamatan nyawa Aipda Endang terus dilakukan oleh tim medis di rumah sakit tujuan. Namun, dengan segala upaya yang dilakukan, Aipda Endang Karyana mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pihak kepolisian membenarkan adanya kejadian tragis yang menimpa personel mereka. "Polda Metro Jaya sedang berduka," demikian disebutkan dalam keterangan resmi mengenai insiden yang merenggut nyawa anggota Sat PJR Ditlantas tersebut.

Dikutip dari sumber resmi, anggota yang gugur tersebut adalah Aipda Endang Karyana, yang meninggal dunia saat bertugas di ruas Tol Joglo, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W2 arah Pondok Pinang, pada Jumat (3/7). Disebutkan pula bahwa almarhum mengembuskan napas terakhirnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dikutip dari informasi yang beredar, Aipda Endang gugur saat menjalankan tugasnya membantu penanganan truk mogok, sebuah tindakan yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan raya meskipun harus dibayar dengan nyawa.