HOTNEWS.ID - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (XLSMART) tengah mengambil langkah proaktif untuk mengakselerasi perluasan jaringan 5G mereka. Percepatan ini terjadi menyusul adanya indikasi peningkatan signifikan dalam trafik data yang dipicu oleh penggunaan layanan kecerdasan buatan generatif atau GenAI.
Perkembangan ini mulai terlihat oleh perusahaan telekomunikasi nasional tersebut. Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Mirza, mengonfirmasi adanya tren peningkatan trafik yang terkait dengan layanan AI.
"Kami melihat ada indikasi bahwa trafik berbasis GenAI mulai muncul dan diperkirakan akan meningkat seiring meluasnya penggunaan layanan AI di perangkat dan aplikasi harian," kata Reza kepada Bisnis pada hari Kamis, 25 Juni 2026.
ASDP Perpanjang Stimulus Diskon Tiket Feri Hingga Juli 2026, Cek Kuota dan Rute Strategisnya
Reza menjelaskan bahwa evolusi teknologi AI tidak hanya memicu lonjakan trafik data, tetapi juga menuntut penyesuaian dalam strategi investasi infrastruktur jaringan operator. Oleh karena itu, XLSMART kini memprioritaskan peningkatan kapasitas jaringan secara signifikan.
Fokus utama perusahaan mencakup peningkatan efisiensi dalam pemanfaatan spektrum frekuensi, memastikan latensi yang sangat rendah, serta pendalaman densifikasi jaringan. Langkah-langkah ini dianggap krusial agar layanan 5G mampu menopang beban trafik baru yang semakin berat.
XLSMART juga telah mengintegrasikan teknologi jaringan yang siap menghadapi AI (AI-ready) ke dalam operasional mereka. Teknologi ini memungkinkan pemantauan trafik secara langsung dan otomatis melakukan penyeimbangan kapasitas saat terjadi lonjakan penggunaan yang mendadak.
"Hal tersebut menunjukkan AI tidak hanya menjadi sumber pertumbuhan trafik data, tetapi juga berperan dalam pengelolaan jaringan agar tetap optimal," ujar Reza Mirza.
Untuk mendukung kebutuhan kapasitas ini, XLSMART secara agresif memperluas jangkauan 5G mereka di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, layanan 5G perusahaan telah mencakup lebih dari 43 kota, dengan target ambisius mencapai 88 kota/kabupaten pada penghujung tahun 2026.
Dari sisi infrastruktur fisik, jumlah Base Transceiver Station (BTS) 5G XLSMART mengalami peningkatan substansial. Angka BTS 5G melonjak dari 4.864 unit pada kuartal IV/2025 menjadi 12.631 unit pada kuartal I/2026.