HOTNEWS.ID - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan laut dengan biaya yang lebih terjangkau. Perusahaan BUMN ini secara resmi memperpanjang program stimulus diskon tarif tiket kapal feri penyeberangan hingga tanggal 5 Juli 2026 mendatang.
Program insentif ini ditetapkan dengan target ambisius untuk menjangkau sebanyak 1,2 juta penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan jasa penyeberangan feri. Hingga saat ini, antusiasme publik terhadap keringanan tarif ini terlihat cukup positif.
Dilansir dari Bisnis.com, Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa masih ada ruang bagi masyarakat untuk memanfaatkan tarif yang lebih ekonomis. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus memberikan stimulus tarif penyeberangan yang meringankan beban masyarakat.
"ASDP mencatat sebanyak 418.600 pengguna jasa telah memanfaatkan program tersebut atau mencapai 34,69% dari target 1,2 juta penerima manfaat," kata Heru Widodo dalam siaran persnya pada hari Jumat, 26 Juni 2026.
Data menunjukkan bahwa penyerapan subsidi hingga tanggal 25 Juni 2026 telah terealisasi sekitar Rp7 miliar dari total anggaran subsidi yang dialokasikan sebesar Rp26 miliar. Ini mengindikasikan bahwa kuota diskon masih terbuka lebar bagi calon pengguna jasa yang akan bepergian.
Melalui skema stimulus ini, pengguna jasa feri mendapatkan keuntungan berupa diskon sebesar 100% untuk tarif jasa kepelabuhanan. Secara agregat, diskon ini setara dengan potongan harga sekitar 21,9% dari total keseluruhan tarif tiket penyeberangan yang harus dibayarkan.
Periode berlakunya diskon tarif ini mencakup perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Sementara itu, proses pemesanan tiket yang telah mendapatkan diskon ini sudah dibuka sejak tanggal 6 Juni 2026.
Heru Widodo merinci bahwa penerapan stimulus tarif ini mencakup 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan penyeberangan yang dianggap strategis secara nasional. Tujuh lintasan tersebut meliputi Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, dan Sape–Labuan Bajo.
Lebih lanjut, program diskon ini dirancang untuk dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis pengguna jasa, yaitu penumpang pejalan kaki serta pengguna kendaraan roda empat atau lebih dari Golongan II dan Golongan IVA. Hal ini memastikan cakupan manfaat bisa dirasakan oleh mayoritas masyarakat yang melakukan mobilitas antarpulau.