HOTNEWS.ID - Menjelang tibanya bulan suci Muharram, umat Muslim di seluruh penjuru dunia mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan mulia, yaitu Puasa Asyura. Amalan ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar dalam ajaran Islam.
Secara spesifik, Puasa Asyura ini jatuh pada tanggal 10 Muharram dalam penanggalan kalender Hijriah. Pelaksanaan puasa ini merupakan bentuk mengikuti tuntunan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Berdasarkan proyeksi kalender yang berlaku saat ini, pelaksanaan Puasa Asyura untuk tahun ini diprediksi akan jatuh pada hari Jumat, tanggal 25 Juni 2026. Penetapan tanggal ini menjadi penanda penting bagi umat untuk merencanakan ibadah mereka.
Puasa Asyura merupakan amalan yang sangat dianjurkan berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjalankan ibadah ini sesuai dengan syariat yang ada.
Dilansir dari INFOTREN.ID, artikel ini mengulas secara mendalam mengenai panduan lengkap pelaksanaan puasa tersebut, termasuk bacaan Arab dan terjemahannya. Informasi ini penting untuk memastikan ibadah dilaksanakan dengan benar dan khusyuk.
Meskipun artikel sumber hanya menyebutkan persiapan umum, inti dari persiapan menjelang Muharram adalah menyambut hari Asyura. Umat Islam didorong untuk mengetahui tata cara dan niat yang tepat sebelum melaksanakannya.
Pelaksanaan puasa ini, yang jatuh pada hari Jumat berdasarkan prediksi, memerlukan perhatian khusus terkait dengan tata cara pelaksanaannya. Panduan lengkap biasanya mencakup bacaan niat sebelum fajar menyingsing.
Persiapan spiritual menjadi kunci utama dalam menyambut hari besar ini, di mana umat Islam berupaya meraih keberkahan dari amalan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.