HOTNEWS.ID - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan performa penjualan yang impresif sepanjang lima bulan pertama tahun 2026. Pertumbuhan signifikan ini terutama ditopang oleh tingginya minat konsumen terhadap kendaraan niaga ringan andalan mereka, yaitu Suzuki New Carry.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan ritel Suzuki berhasil mencapai angka 30.908 unit selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka ini merepresentasikan peningkatan sebesar 33,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kontributor utama di balik capaian positif ini adalah model Suzuki New Carry, yang berhasil menyumbang 52,7% dari total penjualan perusahaan selama periode tersebut. Hal ini mengukuhkan posisi New Carry sebagai salah satu kendaraan niaga ringan yang paling diminati di pasar otomotif domestik Indonesia.
Donny Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, menjelaskan bahwa permintaan untuk New Carry tetap berada pada level yang sangat kuat. Beliau menambahkan bahwa tulang punggung utama yang mendorong penjualan kendaraan ini saat ini berasal dari sektor logistik atau distribusi barang, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta sektor pertanian dan perkebunan.
Dilansir dari Bisnis, Donny Saputra menyatakan bahwa prospek pasar kendaraan pikap secara umum masih terlihat cukup menjanjikan. Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan para pelaku usaha akan sarana transportasi yang dinilai fungsional dan mampu mendukung aktivitas bisnis mereka sehari-hari.
Faktor utama yang menjaga permintaan kendaraan niaga tetap stabil adalah kebutuhan mendesak akan kendaraan untuk mendukung mobilitas usaha di berbagai lini. Hal ini terlihat jelas dari masih aktifnya aktivitas di sektor distribusi barang, pelaku usaha mikro, hingga operasional di sektor agribisnis yang memerlukan armada angkut ringan.
"Permintaan New Carry tetap sangat kuat. Sebagai tulang punggung transportasi bisnis, penjualannya saat ini paling banyak ditopang oleh sektor logistik atau distribusi barang, UMKM, serta pertanian dan perkebunan," ujar Donny Saputra.
Mengenai strategi ke depan, Donny menegaskan bahwa Suzuki akan terus berfokus pada penyediaan produk yang efisien serta layanan purna jual yang terjangkau. Beliau optimis bahwa prospek pasar tetap potensial karena kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang fungsional masih tinggi.
"Prospek pasar tetap potensial karena kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi yang fungsional masih tinggi. Oleh karena itu, Suzuki akan terus berfokus menyediakan produk yang efisien, layanan purna jual yang terjangkau," katanya.