HOTNEWS.ID - Perbaikan jalan yang dilakukan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, baru-baru ini menarik perhatian publik karena sebuah detail yang muncul setelah pekerjaan selesai. Foto dan video yang beredar menunjukkan adanya penanda batas wilayah yang terpasang di area yang baru saja diperbaiki.

Detail yang menjadi sorotan adalah munculnya tulisan 'Depok Jabar' tepat di tengah badan jalan yang sebelumnya berlubang dan kini telah diaspal. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai penandaan geografis di lokasi tersebut.

Menurut pantauan yang dilakukan pada hari Minggu, 14 Juni 2026, lokasi spesifik perbaikan jalan tersebut berada di bawah kolong jalur layang (flyover) Universitas Indonesia (UI). Area ini merupakan bagian dari Jalan Raya Lenteng Agung.

Lokasi tersebut secara persis berada pada jalur yang mengarah menuju Universitas Indonesia, atau sering dimanfaatkan sebagai titik putar balik arah menuju Jakarta. Penandaan ini secara visual mengindikasikan batas administratif wilayah.

Fakta menunjukkan bahwa jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan signifikan kini telah ditangani dengan pengaspalan baru. Namun, penandaan 'Depok Jabar' tersebut seolah menegaskan bahwa titik tersebut telah memasuki wilayah administratif Jawa Barat.

Adanya penanda tersebut mengindikasikan bahwa titik perbaikan jalan tersebut secara administratif berada di perbatasan antara Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat. Hal ini menjadi penanda visual yang jelas bagi pengguna jalan.

Dilansir dari detikcom, penampakan tanda pembatas wilayah 'Depok' tersebut terlihat jelas di tengah aspal baru yang menandakan bahwa zona tersebut bukan lagi bagian dari wilayah Jakarta Selatan.

"Jalan yang berlubang tersebut telah diaspal. Di tengah jalan yang diaspal itu terdapat tanda bertulisan 'Depok Jabar' yang menandakan sudah bukan wilayah Jakarta Selatan," demikian deskripsi yang terlihat berdasarkan pantauan di lokasi tersebut pada Minggu (14/6/2026).

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perbaikan infrastruktur dilakukan di area yang secara umum dianggap Jakarta Selatan, penandaan batas wilayah yang ada menegaskan realitas administratif terkini di titik tersebut.