HOTNEWS.ID - Persaingan di pasar perbankan digital Indonesia semakin memanas, ditandai dengan tawaran bunga deposito yang semakin menarik bagi para nasabah. Berbagai lembaga keuangan digital berlomba-lomba memberikan imbal hasil yang kompetitif untuk memperebutkan pangsa pasar.

Bunga deposito yang ditawarkan oleh bank-bank digital ini kini berkisar antara 4,00% hingga mencapai 8,00% per tahun. Angka ini menunjukkan strategi agresif bank digital dalam menarik dana masyarakat dan meningkatkan basis nasabahnya di tengah lanskap keuangan yang terus berubah.

Krom Bank menempatkan dirinya di garis depan persaingan ini dengan menawarkan produk deposito yang sangat menggiurkan. Bank digital ini secara konsisten memimpin dalam hal imbal hasil yang ditawarkan kepada nasabahnya.

Produk Krom Max dari Krom Bank secara spesifik memberikan bunga deposito yang sangat menarik, mencapai 8,00% per tahun untuk penempatan dana dengan tenor 12 bulan. Penawaran ini menjadi daya tarik utama bagi nasabah yang mencari keuntungan maksimal dari simpanan mereka.

Sementara itu, Bank Jago juga menunjukkan pergerakan strategis dalam mempertahankan daya saingnya. Lembaga ini telah melakukan penyesuaian pada struktur bunga depositonya untuk memberikan nilai tambah bagi para nasabahnya.

"Bank Jago menaikkan bunga depositonya menjadi 6,25% per tahun untuk penempatan di atas Rp1 miliar," demikian informasi resmi yang dirilis oleh Bank Jago. Peningkatan ini menunjukkan komitmen Bank Jago untuk tetap kompetitif di pasar.

Sebelumnya, tingkat bunga tertinggi yang sempat ditawarkan oleh Bank Jago untuk produk depositonya tercatat sebesar 6,00% per tahun. Kenaikan ini menandakan upaya bank untuk memberikan imbal hasil yang lebih menarik.

Tindakan ini mencerminkan dinamika pasar perbankan digital yang sangat dinamis, di mana inovasi produk dan penawaran bunga menjadi kunci untuk menarik dan mempertahankan nasabah. Perubahan ini diamati pada Selasa, 28 Juli 2026.

Penawaran bunga deposito yang tinggi ini menjadi strategi utama bank digital untuk menarik perhatian masyarakat yang semakin melek digital dan mencari alternatif investasi yang memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan bank konvensional.