HOTNEWS.ID - Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) telah mengajukan sejumlah permintaan penting kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Chief de Mission (CdM) untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Permintaan ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan non-teknis yang dinilai krusial demi performa optimal para atlet panahan Merah Putih.
Kebutuhan mendesak yang disuarakan oleh Perpani adalah penambahan personel tim, khususnya seorang masseur khusus. Sekjen Perpani, Irawadi Hanafi, menekankan betapa vitalnya peran masseur bagi pemulihan dan kesiapan fisik para pemanah yang bertanding di level internasional.
"Kami hanya diberi jatah 10 atlet dan 4 pelatih, namun tidak diberikan satu orang pendamping, yaitu kalau saya perlunya adalah masseur," ungkap Irawadi, merujuk pada pengalaman sebelumnya di ajang Sea Games dan Olimpiade di mana masseur disediakan oleh KOI, NOC, dan CDM.
Atlet panahan senior Indonesia, Riau Ega Agatha, turut mengamini pentingnya kehadiran masseur di area pertandingan. Ia menilai hal ini sangat dibutuhkan mengingat tingginya tekanan dan potensi ketegangan otot saat berkompetisi di ajang besar.
"Untuk masseur sih kalau di pertandingan bisa lebih penting ya, karena dalam pertandingan besar itu banyak pressure tinggi, otot banyak yang tertarik juga," jelas Riau Ega.
Keberadaan masseur yang dapat mendampingi atlet secara langsung di lapangan dipandang sebagai keuntungan besar. Hal ini memungkinkan proses pemulihan cedera ringan atau kelelahan otot dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
"Jadi keberadaan masseur di lapangan dan bisa melekat sama kita itu suatu keuntungan juga karena bisa membantu recovery kita lebih cepat," tambah Riau Ega.
Selain aspek pendampingan medis, Perpani juga mengajukan permohonan terkait jadwal keberangkatan tim panahan. Mereka meminta agar penerbangan dimajukan ke tanggal 22 September, lebih awal dari jadwal resmi H-2 pertandingan.
Tujuannya adalah untuk memberikan waktu adaptasi yang lebih memadai terhadap kondisi cuaca dan angin di lokasi pertandingan, yang dinilai sangat berpengaruh pada performa panahan.