HOTNEWS.ID - Perjalanan yang direncanakan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, untuk menghadiri perhelatan Piala Dunia di Amerika Utara menghadapi kendala signifikan. Kedua negara tuan rumah, Amerika Serikat dan Kanada, dikabarkan menolak permohonan visa yang diajukan oleh Rajoub.

Insiden ini terjadi menjelang digelarnya seremoni pembukaan Piala Dunia yang menjadi agenda utama kunjungan tersebut. Penolakan visa ini tentu menjadi sorotan mengingat pentingnya peran Rajoub dalam organisasi sepak bola Palestina.

Meskipun menghadapi hambatan tersebut, Rajoub dilaporkan berhasil mencapai Meksiko, salah satu negara penyelenggara Piala Dunia. Kehadirannya di Meksiko dikonfirmasi oleh dirinya sendiri sebelum pertandingan perdana dimulai.

Rajoub tercatat menghadiri seremoni pembukaan Piala Dunia yang dilaksanakan di Mexico City pada hari Kamis waktu setempat. Acara tersebut mendahului pertandingan pembuka antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.

Peristiwa penolakan visa ini disampaikan langsung oleh Rajoub saat dirinya diwawancarai melalui sambungan telepon oleh kantor berita AFP. Wawancara tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026.

Mengenai penolakan visa Amerika Serikat, Rajoub mengungkapkan rasa kecewa terhadap proses yang dilaluinya. Ia mengajukan permohonan visa di Amman, ibu kota Yordania, sebelum melanjutkan ke Meksiko.

"Mereka tidak memberi saya visa untuk Amerika Serikat setelah saya mengajukan permohonan di Amman (ibu kota Yordania)," ujar ketua sepak bola Palestina itu dalam wawancara telepon dengan kantor berita AFP, Sabtu (13/6/2026).

Rajoub juga menyayangkan sikap birokrasi yang ia hadapi terkait permohonan visa ke Amerika Serikat. Ia menilai prosedur yang diterapkan oleh otoritas visa AS tersebut kurang profesional.

"Perilaku mereka sangat konyol," kata ketua sepak bola Palestina itu dalam wawancara telepon dengan kantor berita AFP, Sabtu (13/6/2026).