HOTNEWS.ID - Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) kini memiliki nakhoda baru. Jabatan Direktur Utama Peruri resmi dijabat oleh Teguh Arief Indratmoko, seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pergantian pucuk pimpinan ini menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Dwina Septiani Wijaya. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, membenarkan adanya pergeseran kepemimpinan di tubuh Peruri tersebut. Ia ditemui usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Eh saya belum cek, belum cek grupnya ya. Coba nanti saya kabari, saya masih di dalam kan dari tadi. Kayaknya baru ya?" ujar Dony Oskaria ketika dikonfirmasi mengenai kabar pergantian tersebut.

Namun, ketika ditelisik lebih lanjut mengenai apakah pergantian ini merupakan agenda yang telah direncanakan, Dony Oskaria memberikan konfirmasi positif. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah final setelah melalui proses resmi.

"Eh saya rasa kalau udah diumumkan iya mungkin ya, karena tadi saya kan di dalam. Tetapi keputusannya sudah ada," jelas Dony Oskaria mengenai penetapan keputusan tersebut.

Menjawab pertanyaan mengenai latar belakang Teguh Arief Indratmoko yang berasal dari TNI Angkatan Darat, Dony Oskaria menekankan bahwa penunjukan direksi didasarkan pada kebutuhan spesifik perusahaan.

"Oh kan tergantung kebutuhan kan kita. Jadi semua penempatan direksi itu tergantung kebutuhan kita. Kita butuh apa," terang Dony Oskaria mengenai proses seleksi jajaran direksi.

Dony Oskaria menambahkan bahwa Peruri memiliki karakteristik yang berbeda dengan BUMN komersial pada umumnya. Hal ini lantaran Peruri menjalankan fungsi strategis negara yang sangat krusial.