• HOTNEWS.ID - Dua raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai dan Kia, baru saja mengumumkan langkah penarikan kembali (recall) berskala besar terhadap unit mobil listrik mereka yang beredar di pasar Amerika Serikat. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap identifikasi potensi risiko keselamatan yang perlu segera ditangani.

Penarikan ini secara spesifik menargetkan model-model mobil listrik tertentu dari kedua merek tersebut. Fokus utama adalah pada kendaraan yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perkembangan teknologi baterai yang terus menjadi perhatian utama dalam industri otomotif global.

Model Hyundai yang masuk dalam daftar penarikan ini adalah Hyundai Ioniq 5. Penarikan ini mencakup unit-unit yang diproduksi pada tahun 2023 dan 2024, di mana model ini merupakan salah satu kendaraan listrik andalan Hyundai.

Sementara itu, Kia juga melakukan penarikan terhadap model EV6. Kendaraan listrik ini juga diproduksi dalam rentang tahun yang sama, yaitu 2023 dan 2024, dan menjadi bagian penting dari lini produk elektrifikasi Kia.

Alasan mendasar di balik penarikan besar-besaran ini adalah adanya potensi risiko kebakaran yang terdeteksi pada komponen baterai. Perusahaan mengidentifikasi bahwa ada kemungkinan sel baterai tidak terisi dengan baik, yang dapat menyebabkan baterai tidak berfungsi dengan benar dan meningkatkan risiko kebakaran.

"Ada potensi bahwa sel baterai mungkin tidak terisi dengan baik, yang dapat menyebabkan baterai tidak berfungsi dengan benar dan meningkatkan risiko kebakaran," demikian disampaikan mengenai penyebab penarikan tersebut.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Hyundai dan Kia terhadap keselamatan konsumen mereka. Penarikan kembali ini diharapkan dapat mencegah insiden yang tidak diinginkan dan memastikan kendaraan listrik yang mereka produksi tetap aman untuk digunakan.

Perbaikan yang akan dilakukan pada kendaraan yang terdampak meliputi pemeriksaan dan pembaruan perangkat lunak manajemen baterai. Jika diperlukan, komponen baterai yang bermasalah akan diganti untuk memastikan keamanan optimal.

Perusahaan mengimbau para pemilik model yang terdampak untuk segera menghubungi dealer resmi Hyundai atau Kia terdekat. Mereka akan diberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal pemeriksaan dan proses perbaikan tanpa dikenakan biaya.